Berita Utama Bekasi Satu

1 Tahun PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Fokus Tangani Stunting Hingga Literasi UMKM dan Gen Z

03 March 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Memasuki satu tahun kepemimpinannya, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi keluar dari stigma kegiatan yang sekadar seremonial belaka.

Istri Wali Kota Bekasi ini memfokuskan arah gerak PKK pada aksi nyata, mulai dari penanganan stunting hingga literasi ekonomi bagi ibu rumah tangga dan Generasi Z (Gen Z).

Hal tersebut ditegaskan Wiwiek dalam refleksi satu tahun perjalanan TP PKK Kota Bekasi di Kantor Plaza Pemkot Bekasi, Senin (03/03/26).

“Bagi saya yang juga seorang ibu, program sosial tidak boleh hanya sekadar seremoni. Tapi harus hadir, terasa, dan menyentuh langsung di masyarakat,” tegas Wiwiek.

Sejak mulai mengemban amanah pada Maret 2025 lalu, Wiwiek menorehkan sejumlah capaian strategis. Di bawah kepemimpinannya, PKK turut berkontribusi menekan angka stunting di Kota Bekasi hingga di bawah 14 persen.

Selain itu, penguatan 10 Program Pokok PKK, pemberdayaan UMKM, hingga ketahanan pangan pekarangan terus digenjot hingga ke tingkat kelurahan.

Namun, Wiwiek menekankan bahwa parameter kesuksesan bukan sekadar deretan angka statistik. “Bagi saya, keberhasilan adalah melihat wajah bahagia dan penuh percaya diri para ibu, pertumbuhan anak-anak yang sehat, dan lahirnya keluarga yang mandiri,” urainya.

Adaptasi Digital dan Inovasi ‘Kampung PKK’

Menariknya, Wiwiek juga secara tajam menyoroti pentingnya adaptasi digital di era modern. Ia mengajak perempuan di Kota Bekasi, khususnya para ibu rumah tangga dan Gen Z, untuk melek literasi digital dan mandiri secara finansial.

“Pintar di rumah saja tidak cukup, harus diimbangi dengan berdaya secara ekonomi dan cerdas membaca pembaruan. Gunakan media sosial menjadi wadah berdaya dengan menjadi content creator, misalnya kreator kuliner.

Edukasi wirausaha ini penting agar sedari muda sudah bisa menabung,” jelasnya.Menatap empat tahun ke depan, TP PKK Kota Bekasi telah menyiapkan sejumlah inovasi strategis. Salah satu terobosan utama adalah pembentukan ‘Kampung PKK Mandiri’ yang akan dikolaborasikan dengan Dekranasda Kota Bekasi melalui pelatihan digital dan kewirausahaan.

Rencananya, program ini akan memetakan potensi wilayah untuk menciptakan sentra tematik yang kuat secara branding, seperti ‘Kampung PKK Kuliner’ maupun ‘Kampung PKK Bank Sampah’.

Sebagai pemimpin, Wiwiek membuktikan komitmennya dengan kerap turun langsung ke lapangan. Selama setahun terakhir, ia aktif memantau wilayah terdampak banjir, mendirikan posko dapur umum, memastikan kelengkapan imunisasi anak, hingga menyambangi para lansia agar tetap berdaya. Ia memaknai perannya bukan sekadar pendamping kepala daerah, melainkan partner perjuangan.

“Saya percaya bahwa keberhasilan Kota Bekasi yang nyaman kotanya dan sejahtera warganya, dimulai dari keluarga yang kuat. Karena dari lingkungan terkecil yang tercukupi, akan melahirkan produktivitas yang besar,” tutup Wiwiek.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: