Infobekasi.co.id – Sebanyak 22 kendaraan mogok secara mendadak usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Ir. H. Juanda, Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Peristiwa ini viral di media sosial dan menuai berbagai komentar.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, Sabtu (28/2) kemarin, sejumlah kendaraan roda dua tidak menyala. Saat tangki bensin diperiksa, ternyata ditemukan ada air keruh yang bercampur dengan bahan bakar. Air tersebut kemudian disedot perlahan menggunakan selang dan dipindahkan ke wadah penampung.
Pengawas SPBU Juanda, Ragil Pambudi, angkat suara, saat ditemui di lokasi pada Minggu, 1 Maret 2026, membenarkan hal itu. Ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh konsumen yang terdampak.
“Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar,” ucap Ragil.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 22 kendaraan mengalami kerusakan atau mogok akibat bensin yang tercampur air. Rinciannya terdiri dari 18 sepeda motor dan empat mobil.
“Sejauh ini kami telah menangani sekitar 18 kendaraan roda dua dan empat kendaraan roda empat,” jelasnya.
Keputusan yang diambil pihak SPBU, menguras seluruh isi tangki kendaraan yang mogok tersebut, kemudian mengisinya kembali dengan BBM jenis Pertamax.
“Kami melakukan tindakan awal dengan menguras tangki serta mengisi kembali dengan Pertamax. Alhamdulillah, beberapa kendaraan bisa langsung berjalan kembali,” tutur Ragil.
Pihak Pertamina pusat hingga saat ini masih melakukan investigasi mendalam, termasuk melalui pengecekan di laboratorium, guna mengetahui penyebab.
“Semua kendaraan konsumen yang terdampak sudah kami tangani dengan baik, dan saat ini masih dilakukan investigasi di lapangan untuk mengetahui kronologi serta penyebab pastinya,” tutup Ragil.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli