BEKASISATU, KOTA BEKASI – Warga Perumahan Graha Indah, Kelurahan Jaka Mulya, Kota Bekasi, harus menelan pil pahit. Selama tiga dekade, perumahan tempat mereka bermukim tak kunjung diserahterimakan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.
Akibatnya, ribuan warga terkurung dalam krisis infrastruktur dasar, mulai dari banjir tahunan, jalanan gelap tanpa penerangan, hingga sulitnya mendapat air bersih.
Fakta memprihatinkan ini mencuat ke permukaan dalam agenda Reses Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar, Alan Syafei, pada Rabu (08/07/26). Politisi yang akrab disapa Bang Pe’i tersebut menyoroti akar masalah penderitaan warga yang bersumber dari ketidakjelasan status administrasi lahan fasilitas sosial (Fasos) dan fasilitas umum (Fasum).
”Persoalan di sini sangat mendesak. Dari aset yang belum diserahterimakan hingga 30 tahun, kualitas air tanah yang buruk, hingga masalah banjir menahun. Belum lagi, saya melihat langsung pompa air swadaya milik warga sudah sangat tidak layak beroperasi,” tegas Bang Pe’i di hadapan warga setempat.
Ketiadaan status hukum yang jelas membuat warga gigit jari lantaran terhalang birokrasi saat hendak mengakses bantuan pembangunan dari pemerintah daerah. Ketiadaan perawatan dari dinas terkait juga mengakibatkan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan tersebut mati total.
Marwan, salah satu perwakilan warga, membenarkan bahwa status perumahan yang belum sah di mata Pemkot membelenggu hak-hak mereka sebagai warga Kota Bekasi.
”Perumahan Graha Indah ini sudah berdiri 30 tahun, tetapi lahan fasos dan fasumnya belum diserahkan ke Pemkot. Akibatnya sangat mengambang ketika kami ingin mengajukan bantuan infrastruktur ke Pemda,” keluh Marwan.
Di tengah kondisi lingkungan yang serba terbatas, warga menagih komitmen pemerintah daerah untuk segera mengurai benang kusut administrasi perumahan tersebut agar hak atas pelayanan publik bisa mereka nikmati.
”Harapan ke depannya buat Pemerintah Kota Bekasi, aspirasi kami ini harus ditanggapi dan direalisasikan. Supaya warga di sini juga bisa merasa nyaman tinggal di Kota Bekasi,” pungkasnya.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli