Berita Utama GoBekasi

Arus Balik, 53 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Layang MBZ, Volume Naik 140 Persen

26 March 2026 Administrator Desa

Bekasi – Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) yang membentang di atas jalur Jakarta-Cikampek wilayah Bekasi menjadi saksi bisu kembalinya gelombang besar pemudik ke ibu kota. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat lonjakan volume kendaraan yang sangat signifikan pada H+4 Idulfitri 1447 H, Rabu (25/3/2026).

Sebanyak 53.189 kendaraan dilaporkan telah melintas menuju arah Jakarta melalui tol layang terpanjang di Indonesia tersebut. Angka ini mencerminkan kenaikan fantastis sebesar 140,78% jika dibandingkan dengan lalu lintas normal yang biasanya hanya berkisar di angka 22.090 kendaraan.

Perbandingan Arus: Jakarta Jadi Magnet Utama

Sementara arah menuju Jakarta “merah” oleh kepadatan, arus sebaliknya (meninggalkan Jakarta) terpantau jauh lebih landai meski tetap mengalami peningkatan. Tercatat sebanyak 29.502 kendaraan melintas ke arah Cikampek, atau naik 35,41% dari kondisi normal.

Dominasi arus menuju Jakarta ini mengonfirmasi bahwa puncak arus balik benar-benar sedang terjadi, menempatkan Ruas MBZ sebagai jalur krusial bagi para pemudik yang ingin menghindari titik-titik kemacetan di jalur bawah.

Strategi Pengurai Kepadatan: Diskon Gede 30 Persen

Menyikapi tingginya animo pemudik, Direktur Utama PT JJC, Hendri Taufik, mengeluarkan imbauan taktis bagi warga yang belum melakukan perjalanan balik. Salah satu “senjata” pengurai kemacetan yang disiapkan adalah insentif tarif tol.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan di luar waktu puncak. Manfaatkan potongan tarif tol sebesar 30% pada tanggal 26 dan 27 Maret 2026,” ujar Hendri, Kamis (26/3/2026).

Potongan harga ini berlaku khusus bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari Gerbang Tol (GT) Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama. Langkah ini diharapkan mampu memecah konsentrasi kendaraan agar tidak menumpuk di satu waktu yang bersamaan.

Waspada Cuaca dan Kondisi Fisik di Jalur Atas

Berkendara di jalur layang MBZ memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait terpaan angin kencang dan ketiadaan jalur darurat yang luas. PT JJC mengingatkan pemudik untuk:

Cek Kondisi Kendaraan: Pastikan BBM dan daya listrik (bagi mobil listrik) mencukupi karena tidak ada SPBU di atas jalur layang.

Waspada Hujan: Antisipasi perubahan cuaca mendadak yang dapat memengaruhi jarak pandang dan membuat permukaan jalan licin.

Fisik Pengemudi: Pastikan dalam kondisi prima untuk menghadapi potensi antrean panjang di atas tol.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Pastikan semua dalam keadaan prima agar perjalanan berlangsung aman hingga sampai ke tempat tujuan,” pungkas Hendri.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Kota Bekasi – Pelarian IH (46), pelaku spesialis pencurian rumah kosong yang menggasak puluhan barang…

Bekasi – Gelombang besar pemudik yang kembali ke perantauan telah mencapai angka yang fantastis. Direktur…

Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan setiap aduan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan yang masuk…

Kabupaten Bekasi – Kabupaten Bekasi kini tengah melakukan manuver besar dalam memoles wajah daerahnya. Sadar…

Kabupaten Bekasi – Aspal panas Jalur Pantura Kabupaten Bekasi, mulai dari Kedungwaringin hingga Tambun, kini…

Kabupaten Bekasi – Wajah pelayanan publik di Kabupaten Bekasi bersiap memasuki babak baru. Pegawai Pemerintah…

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: