BEKASISATU, KOTA BEKASI– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi tengah tancap gas mengusut tuntas skandal dugaan pungutan liar (pungli) terkait pengurusan izin rekomendasi pengelolaan Mandi Cuci Kakus (MCK) di Pasar Bantargebang untuk tahun anggaran 2025. Kasus ini diduga kuat menyeret sejumlah oknum pejabat di Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi.
Demi membongkar praktik rasuah di fasilitas publik tersebut, penyidik Kejari secara maraton telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap belasan pihak yang diduga mengetahui alur permainan kotor ini.
Kepala Seksi Intelijen (Kasie Intel) Kejari Kota Bekasi, Ryan Anugrah, membenarkan progres pemeriksaan tersebut. “Sampai dengan minggu ini, kami sudah memanggil dan memeriksa 14 orang saksi. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari jajaran dinas terkait, pihak pengelola pasar, hingga saksi-saksi relevan lainnya yang mengetahui alur perkara ini,” ungkap Ryan dikutip, Jumat (08/05/26).
Dari temuan sementara, modus para pelaku terbilang klasik. Oknum di Disdagperin diduga mematok tarif atau meminta sejumlah uang pelicin kepada pengelola MCK sebagai syarat mutlak agar izin rekomendasi bisa diterbitkan.Praktik ini jelas merugikan dan dinilai sebagai bentuk eksploitasi fasilitas publik demi memperkaya diri sendiri
Di tengah bergulirnya penyelidikan, sempat beredar isu liar yang menyebutkan adanya insiden ancaman menggunakan senjata api selama proses penanganan perkara berlangsung. Menanggapi desas-desus tersebut, Ryan Anugrah langsung memberikan klarifikasi keras dan memastikan bahwa informasi itu adalah hoaks.
“Terkait pemberitaan yang menyebutkan adanya ancaman dengan senjata, kami pastikan itu tidak benar. Tim penyidik bekerja secara profesional, terukur, dan fokus pada pelaksanaan pencarian alat bukti untuk memperkuat konstruksi hukum kasus ini,” tegas Ryan.
Saat ini, korps Adhyaksa Kota Bekasi masih terus mengumpulkan alat bukti tambahan. Langkah ini dilakukan guna mematangkan konstruksi hukum sebelum akhirnya menetapkan tersangka atau pihak yang paling bertanggung jawab di balik pusaran pungli MCK Pasar Bantargebang tersebut.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli