Berita Utama Info Bekasi

Balita 1 Tahun di Bintara Diduga Diperlakukan Tak Senonoh Oleh Tetangga, Ibu Lapor Polisi

04 March 2026 Administrator Desa

infobekasi.co.id – Seorang balita perempuan berinisial A, berusia 1 tahun, diduga menjadi korban pencabulan oleh tetangganya berinisial R berusia 48 tahun. Kejadian ini di wilayah Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. Ibu balita telah melapor ke pihak kepolisian.

Dugaan tak senonoh tersebut terjadi pada 20 Desember 2025 di rumah kontrakan R. Saat itu, FS yang berprofesi sebagai biduan keliling menitipkan anaknya kepada pelaku karena harus bekerja.

Awalnya, FS tidak menaruh curiga. Namun, Ia mulai was-was ketika anaknya terlihat sering menangis dari biasanya. Ia sempat mengira tangisan anaknya disebabkan popok yang penuh atau ukuran yang tidak pas, meski sudah diganti berkali-kali.

Kekhawatiran FS semakin memuncak ketika sang anak terlihat kesakitan saat buang air kecil dan menangis histeris jika bagian alat kelaminnya tersentuh, terutama saat dimandikan. Kondisi kesehatan balita itu  semakin menurun disertai demam.

Merasakan adanya kejanggalan, FS segera membawa anaknya ke Puskesmas terdekat. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan, kondisi alat kelamin sang anak tidak wajar, sehingga disarankan untuk melakukan visum et repertum.

Selanjutnya, FS melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota pada 24 Desember 2025 dengan nomor Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/B/3287/XII/2025/SPKT/PolresMetroBekasiKota/PoldaMetroJaya.

“Hasil visum baru diterima sekitar tiga bulan kemudian, dan katanya ada indikasi benda tumpul masuk ke kemaluannya anak saya,” beber FS kepada wartawan di kontrakannya, Rabu (4/3/2026).

Berdasarkan hasil visum dan reaksi anaknya, FS menduga R, yang juga seorang duda, adalah pelakunya. Dugaan itu semakin kuat karena setiap kali A melihat R, anaknya tampak tidak nyaman, ketakutan, dan menunjuk ke bagian alat kelaminnya saat ditanya di mana rasa sakit itu berada.

FS mengaku telah menemukan dua orang saksi, namun keduanya enggan memberikan keterangan karena takut berurusan dengan polisi.  Melalui laporan yang dibuatnya ke kepolisian, FS berharap pihak berwajib segera menindaklanjuti kasus ini. Ia menuntut, agar pelaku dapat ditangkap dan diproses.

Reporter : Fahmi Editor: Deros

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: