infobekasi.co.id – Kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Kota Bekasi, mengakibatkan puluhan rumah warga terdampak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 19 rumah mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Kebakaran terjadi pada Rabu malam itu diduga dipicu ledakan dari area SPBE. Api dengan cepat membesar dan merambat ke permukiman warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
BPBD merinci, dari total 19 rumah terdampak, sebanyak 15 rumah berada di RT 02 RW 003, sementara 4 rumah lainnya berada di RT 01 RW 003. Selain hunian warga, sejumlah bangunan lain seperti kios, tempat usaha, satu musala, serta beberapa kendaraan operasional turut mengalami kerusakan.
Api yang membesar membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama dan melibatkan sejumlah unit pemadam kebakaran.
Dari sisi korban, belasan warga dilaporkan mengalami luka-luka, termasuk luka bakar. Para korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal mengarah pada adanya kebocoran gas saat proses pengisian elpiji di SPBE.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait kini tengah melakukan pendataan lanjutan serta menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Upaya penanganan darurat juga dilakukan, termasuk penyediaan tempat tinggal sementara bagi warga yang rumahnya rusak parah.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya di sekitar instalasi energi serta segera melaporkan jika menemukan kondisi yang mencurigakan demi mencegah kejadian serupa terulang.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli