Berita Utama GoBekasi

Data Terbaru: 17 Warga Jadi Korban Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Termasuk Ibu dan Balita

03 April 2026 Administrator Desa

Kota Bekasi – Jumlah korban akibat insiden kebakaran hebat di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, dilaporkan bertambah. Hingga Kamis (2/4/2026), tercatat sebanyak 17 warga menjadi korban dan kini tengah menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, melakukan kunjungan langsung ke RS Citra Arafiq untuk meninjau kondisi para korban yang menderita luka bakar serius.

“Kami mengunjungi rumah sakit untuk memastikan saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran SPBE mendapatkan perawatan yang bagus dan layak agar mereka bisa segera pulih,” ujar Kusumo, Kamis (2/4/2026).

Kondisi Korban: Luka Bakar di Atas 50 Persen

Dari total 17 korban, lima orang di antaranya saat ini dirawat di RS Citra Arafiq. Kusumo menjelaskan bahwa tingkat luka bakar yang dialami para korban cukup bervariasi, namun beberapa di antaranya dalam kondisi yang memprihatinkan.

Bagi korban dengan tingkat luka bakar di atas 50 persen, pihak kepolisian berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk menyiapkan prosedur rujukan ke fasilitas medis yang lebih lengkap (Tipe A).

Baca Juga: Plh Wali Kota Bekasi Jamin Biaya Medis 14 Korban Luka Bakar SPBE Cimuning dan Perbaikan Rumah Warga

“Ada korban yang luka bakarnya di atas 50 persen. Satu orang memerlukan perawatan sangat intensif, sementara yang lain sudah dipindahkan ke ruang inap. Di antara korban, terdapat juga ibu dan balita yang sedang dirawat,” tambahnya.

Kesaksian Korban: Bunga Api Muncul Tiba-tiba

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi dari para korban, musibah ini terjadi saat sebagian besar warga tengah beristirahat. Api muncul secara mendadak dan menyambar area pemukiman dalam waktu singkat.

“Saat kejadian, rata-rata mereka tidak menduga. Tiba-tiba ada bunga-bunga api yang beterbangan hingga mencapai area kontrakan dan rumah tinggal mereka,” jelas Kusumo menggambarkan situasi mencekam tersebut.

Tim Labfor Polri Mulai Olah TKP

Terkait pengungkapan penyebab pasti kebakaran, Kusumo menegaskan bahwa tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri telah diterjunkan ke lokasi kejadian di Jalan Cinyosog hari ini.

Selain olah TKP, penyidik juga telah mulai memanggil sejumlah saksi kunci untuk mendalami kronologi awal munculnya api di area gudang penyimpanan gas tersebut.

“Tim Labfor sudah bekerja di TKP hari ini. Beberapa saksi juga sudah kami ambil keterangannya. Untuk perkembangan penyebabnya, akan kami informasikan lebih lanjut setelah ada pembaruan data,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, area SPBE Cimuning masih dalam pengawasan ketat petugas kepolisian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya

Kabupaten Bekasi – Gelombang protes mahasiswa mengguncang Pusat Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi di Sukamahi, Cikarang…

Kota Bekasi – Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ledakan…

Kota Bekasi – Summarecon Mall Bekasi (SMB) kembali mempertegas komitmennya terhadap gaya hidup berkelanjutan dengan…

Kota Bekasi – Aparat kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota terus bergerak mendalami penyebab pasti…

Kota Bekasi – Insiden ledakan maut di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustikajaya, pada…

Kota Bekasi – Trauma mendalam masih menyelimuti warga Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota…

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: