Bekasi — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi meluncurkan program taktis bertajuk “Kampus 17” (Perekaman Penduduk Usia 17 Tahun). Langkah jemput bola ini sengaja diarsiteki untuk memburu sisa target 64.842 jiwa pemilih pemula yang tersebar di pelbagai bangku sekolah jenjang SMA, SMK, hingga Madrasah Aliyah (MA) di wilayah Kabupaten Bekasi.
“Program ini sebagai upaya mempercepat pencapaian perekaman KTP elektronik bagi warga pemula yang telah memasuki usia wajib KTP,” ujar Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Carwinda, di Cikarang, Kamis (18/6/2026).
Menurut analisis Disdukcapil, berdasarkan sinkronisasi kalender masehi 2026 dengan kalender akademik tahun ajaran 2025/2026 semester genap serta prakiraan semester ganjil 2026/2027, pemerintah daerah hanya mengantongi waktu efektif selama 26 minggu untuk menuntaskan misi besar ini di lingkungan sekolah.
Mengingat waktu yang relatif mepet, Carwinda membeberkan bahwa jajarannya telah merancang skema operasional yang ketat. Disdukcapil hanya akan membidik sekolah-sekolah gemuk yang memiliki daftar wajib KTP pemula di atas 100 siswa. Operasi perekaman e-KTP ini dijadwalkan rutin saban hari Selasa dan Kamis.
“Tim perekaman kami bagi menjadi dua tim. Setiap tim akan bertugas di satu sekolah sehingga dalam satu hari terdapat dua lokasi pelayanan. Dengan jadwal Selasa dan Kamis, maka dalam satu pekan kami dapat menjangkau empat sekolah sekaligus,” papar Carwinda rinci.
Secara akumulatif, peta jalan program Kampus 17 ini diproyeksikan bakal menyapu bersih 104 sekolah yang tersebar di 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi. Guna mengantisipasi kendala teknis seperti mati listrik atau galat sistem di lapangan, Disdukcapil akan menerjunkan tim pendahulu untuk melakukan koordinasi ruang, sinkronisasi data siswa, serta kesiapan alat rekam biometrik sebelum hari-H eksekusi.
Carwinda menegaskan, kepemilikan e-KTP bagi remaja usia 17 tahun merupakan kebutuhan krusial dan mendesak. Paspor domestik ini menjadi prasyarat mutlak bagi mereka untuk mengakses layanan publik tingkat lanjut, mulai dari pendaftaran masuk perguruan tinggi, pembuatan SIM, pembukaan rekening bank, hingga hak berpolitik.
Pemerintah Kabupaten Bekasi pun optimistis target raksasa puluhan ribu kepala ini dapat rampung tepat waktu berkat sinergi dari pihak kepala sekolah, guru, serta dorongan para orang tua murid.
“Kami optimistis target perekaman 64.842 wajib KTP dapat tercapai. Program ini merupakan langkah nyata mewujudkan tertib administrasi kependudukan di Kabupaten Bekasi,” pungkas Carwinda.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengajak peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch III untuk mengikuti…
Bekasi — Usia senja bukan alasan untuk berhenti berkarya dan mematikan produktivitas. Semangat membara ini…
Jakarta — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) blak-blakan mengakui adanya lampu kuning dalam…
Bekasi — Gelombang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) memicu efek domino pada sektor konstruksi…
Bandung — Skandal dugaan korupsi tunjangan perumahan (tuper) pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode…
Bekasi — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi menggelar pemusnahan massal barang bukti dari 164 perkara…
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli