Infobekasi.co.id – Laporan intelijen terbaru dari Amerika Serikat (AS) menyebutkan, kekuatan militer Iran belum sepenuhnya lumpuh meski telah mendapat tekanan dan serangan dalam konflik terbaru di Timur Tengah.
Menurut sumber CNN, Iran dinilai masih memiliki kapasitas signifikan untuk melakukan serangan balasan, baik secara langsung maupun melalui kelompok sekutunya di kawasan tersebut.
Intelijen AS memperingatkan, serangan yang dilakukan terhadap Iran tidak serta-merta melemahkan kemampuan militernya secara menyeluruh. Bahkan, ada kekhawatiran bahwa Teheran justru dapat meningkatkan respons sebagai bentuk pembalasan.
Selain itu, laporan tersebut juga menilai bahwa upaya militer yang dilakukan pihak lawan kemungkinan tidak akan cukup untuk menggulingkan rezim yang berkuasa di Iran.
Hal ini menunjukkan struktur kekuatan negara tersebut masih relatif solid dan sulit dihancurkan hanya dalam waktu singkat.
Situasi ini membuat konflik di kawasan berpotensi berlanjut dan semakin meluas, terutama jika Iran memanfaatkan jaringan sekutu regionalnya untuk melancarkan serangan tidak langsung.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli