BEKASISATU, KOTA BEKASI – Wajah Kota Bekasi dipastikan akan segera berubah menjadi lebih tertata. Masalah klasik kabel telekomunikasi yang menjuntai semrawut dan membahayakan pengguna jalan segera diatasi melalui proyek pembangunan jaringan bawah tanah (ducting) sepanjang 290 kilometer.
Langkah strategis ini ditandai dengan kerja sama antara BUMD PT Mitra Patriot bersama PT Infrastruktur Cerdas Nusantara (ICN) yang resmi dimulai pada Senin (20/04/26). Proyek ini menyasar 168 ruas jalan utama di seluruh wilayah Kota Bekasi.
Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Rahardja, menjelaskan bahwa fokus utama dari proyek ini adalah aspek keselamatan dan keindahan kota. Selama ini, kabel udara yang tidak beraturan seringkali memicu risiko kecelakaan, seperti tersangkut kendaraan besar atau terjatuh menimpa warga.
“Kami berharap kabel-kabel yang selama ini menjuntai dapat diturunkan secara bertahap ke bawah tanah, sehingga kota menjadi lebih tertata dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin,” ujar David usai prosesi penandatanganan kerja sama di Bekasi.
Salah satu poin krusial dalam proyek ini adalah penggunaan skema investasi murni. David menegaskan bahwa seluruh pembangunan infrastruktur digital ini sama sekali tidak menyedot dana dari APBD Kota Bekasi maupun APBN.
”Proyek pembangunan ducting telekomunikasi ini tidak menggunakan anggaran pemerintah. Seluruh investasi pembangunan ditanggung oleh PT Infrastruktur Cerdas Nusantara sebagai mitra investor,” tegasnya.
Meski menggunakan dana swasta, proyek ini tetap memberikan kontribusi langsung bagi daerah. Melalui skema bagi hasil, 55 persen dari porsi keuntungan PT Mitra Patriot akan disetorkan langsung ke kas daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sisanya dialokasikan untuk pengembangan usaha perusahaan pelat merah tersebut.
Proyek ambisius ini ditargetkan rampung dalam kurun waktu empat tahun. Untuk tahap awal, pengerjaan sepanjang 70 kilometer direncanakan selesai pada April 2027 mendatang.
Senada dengan hal tersebut, Direktur PT Infrastruktur Cerdas Nusantara, Edi Yusuf Wirawan, menyatakan bahwa pihaknya memiliki komitmen jangka panjang sebagai pengelola Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (IPT) selama 20 tahun ke depan.
“Kami sebagai pemenang tender proyek infrastruktur ini tidak hanya hadir sebagai kontraktor, tetapi juga sebagai investor dan pengelola jaringan selama 20 tahun ke depan bekerja sama dengan PT Mitra Patriot Bekasi,” kata Edi.
Selain mempercantik kota, infrastruktur bawah tanah ini akan menciptakan ekosistem digital yang lebih inklusif bagi seluruh operator telekomunikasi di Bekasi. Dengan sistem ducting yang terintegrasi, kualitas jaringan internet diharapkan semakin stabil dan merata.
“Kami percaya kolaborasi ini akan menjadi pondasi kuat untuk menghadirkan ekosistem yang terbuka bagi semua operator. Kami memohon doa dan dukungan agar proyek ini berjalan lancar hingga masa pengelolaan berakhir,” pungkasnya.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli