Kota Bekasi – Salah satu pengendara sepeda motor perempuan berinisial PJ menceritakan kronologi kendaraannya mogok usai mengisi bahan bakar di SPBU Jalan Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Motor korban mendadak mati tidak lama setelah meninggalkan lokasi SPBU.
Korban mengatakan, saat itu dirinya baru saja mengisi Pertalite senilai Rp30 ribu di SPBU yang berada sebelum underpass Bulak Kapal.
“Saya mengisi bensin di SPBU Jalan Juanda, sebelum underpass. Setelah mengisi bensin, kurang dari satu menit atau sekitar 100 meter jalan, motor tiba-tiba mogok,” ujarnya.
Korban mengaku sempat mencoba menyalakan kembali motornya beberapa kali, namun mesin tetap tidak menyala. Padahal sebelumnya kendaraan tersebut tidak pernah mengalami masalah.
“Saya coba starter beberapa kali tapi tidak bisa. Sebelumnya motor tidak ada riwayat bermasalah,” katanya.
Di sekitar lokasi kejadian, korban melihat sejumlah pengendara lain mengalami kejadian serupa. Setelah saling berbincang, mereka mengetahui bahwa seluruh kendaraan yang mogok baru saja mengisi bahan bakar di SPBU yang sama.
“Di sekitar lokasi saya lihat beberapa motor lain mogok. Setelah ngobrol ternyata mereka juga baru isi bensin di SPBU yang sama, akhirnya kami kembali ke SPBU bersama-sama,” jelasnya.
Setibanya di SPBU, petugas sempat melakukan pemeriksaan menggunakan alat uji dan menyatakan tidak ditemukan indikasi campuran air dalam bahan bakar. Namun karena banyak kendaraan yang mengalami masalah serupa, para pengendara meminta bahan bakar dari tangki motor mereka ikut diperiksa.
“Saat bensin dikeluarkan dari tangki motor, terlihat ada cairan yang terpisah seperti di video,” katanya.
Korban mengaku tidak mengetahui secara pasti jenis air yang diduga bercampur dengan bahan bakar tersebut. Namun secara visual cairan terlihat keruh dan terpisah dari bensin.
“Saya kurang tahu jenis airnya apa. Secara visual terlihat agak keruh dan terpisah dari bensin,” ujarnya.
Setelah kejadian tersebut, korban bersama pengendara lain meminta pertanggungjawaban dari pihak SPBU. Pihak SPBU kemudian mengganti bahan bakar dengan yang baru.
“Dalam kasus saya, motor akhirnya bisa menyala kembali setelah pengisian ulang bensin. Tapi ada beberapa kendaraan lain yang masih belum bisa menyala,” katanya.
Saat ini korban masih melakukan pemeriksaan lanjutan ke bengkel untuk memastikan tidak ada kerusakan pada kendaraan. Jika ditemukan kerusakan, ia berencana berkoordinasi kembali dengan pihak SPBU.
“Saya masih cek ke bengkel untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan. Kalau ada biaya perbaikan akan saya komunikasikan dulu ke pihak SPBU,” ujarnya.
Korban juga menyatakan belum memiliki rencana melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
“Saat ini belum ada rencana melapor,” tutupnya.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Kota Bekasi – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menghentikan sementara penyaluran…
Kabupaten Bekasi — Di tengah arus informasi dan tantangan zaman yang semakin kompleks, keberanian untuk…
Kota Bekasi – Kasus bahan bakar minyak (BBM) yang diduga bercampur air di SPBU Juanda…
Kota Bekasi – Pihak SPBU Juanda membuka posko pengaduan konsumen setelah adanya kejadian bahan bakar…
Kota Bekasi – Video kendaraan mogok usai mengisi bahan bakar di SPBU Juanda viral di…
Fenomena viral “Ukhti Mukena Pink” dinilai menjadi pengingat pentingnya literasi digital, terutama pada bulan suci…
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli