Infobekasi.co.id – Bulan Ramadan selalu menyimpan keistimewaan yang tak terhitung jumlahnya bagi umat Islam di seluruh dunia. Di antara berbagai kemuliaan yang ada di bulan suci ini, terdapat satu malam yang menjadi puncak dari segala keberkahan, yaitu Malam Lailatul Qadar. Malam ini bukan sekadar waktu biasa, melainkan sebuah momen langka dinanti-nantikan, karena menyimpan nilai ibadah yang luar biasa.
Secara bahasa, istilah Lailatul Qadar berasal dari bahasa Arab, yaitu kata lailah yang berarti malam, dan qadar yang bermakna ketetapan, kemuliaan, atau ukuran. Oleh karena itu, Lailatul Qadar sering diartikan sebagai malam kemuliaan atau malam di mana Allah SWT menetapkan berbagai takdir dan urusan kehidupan manusia untuk satu tahun ke depan. Para ulama juga menafsirkan penyebutan nama ini karena kedudukan malam tersebut yang sangat tinggi dan mulia di sisi Allah SWT.
Selain makna spiritualnya, Lailatul Qadar juga memiliki nilai sejarah yang penting dalam perjalanan Islam. Malam inilah yang menjadi momen pertama kali diturunkannya Al-Qur’an, kitab suci umat Islam, kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan Malaikat Jibril. Keistimewaan Malam Lailatul Qadar telah dijelaskan secara gamblang dalam Al-Qur’an, tepatnya dalam Surah Al-Qadr ayat 1 hingga 5. Allah SWT berfirman.
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhan mereka untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah malam itu sampai terbit fajar,”.
Ayat tersebut memberikan gambaran yang sangat jelas tentang keagungan malam ini. Nilai ibadah pada Malam Lailatul Qadar disebutkan lebih baik daripada seribu bulan. Artinya, pahala yang didapatkan dari beribadah pada malam ini setara dengan ibadah yang dilakukan secara terus-menerus selama lebih dari 83 tahun. Sebuah angka yang luar biasa dan menunjukkan betapa berharganya momen ini.
Selain pahala yang berlipat ganda, terdapat beberapa keutamaan lain yang dijanjikan Allah bagi hamba-hamba-Nya yang menghidupkan malam ini. Pada malam tersebut, para malaikat, termasuk Malaikat Jibril, turun ke bumi membawa rahmat dan keberkahan. Malam ini juga dipenuhi dengan kedamaian, ketenangan, dan keselamatan hingga fajar menyingsing.
Salah satu janji terindah dari malam ini adalah pengampunan dosa. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang menghidupkan Malam Lailatul Qadar dengan penuh iman dan semata-mata mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Salah satu hikmah terbesar dari Lailatul Qadar adalah waktu terjadinya yang dirahasiakan oleh Allah SWT. Namun, Rasulullah SAW memberikan petunjuk agar umat Islam mencarinya di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil.
Hal ini sebagaimana tertuang dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, yakni carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Malam ganjil yang dimaksud biasanya jatuh pada tanggal 21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan. Di antara malam-malam tersebut, banyak ulama yang berpendapat bahwa kemungkinan terbesarnya jatuh pada malam ke-27 Ramadan. Meskipun demikian, tidak ada kepastian mutlak mengenai hal ini. Pencurahan waktu dan usaha untuk mencari malam inilah yang sebenarnya menjadi nilai ibadah itu sendiri.
Mengingat betapa besarnya keutamaan Malam Lailatul Qadar, umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadan agar tidak melewatkan kesempatan emas ini. Beberapa amalan yang bisa dilakukan antara lain, melaksanakan salat malam (qiyamul lail atau tahajud), membaca Al-Qur’an, memperbanyak zikir dan istighfar, bersedekah, serta memanjatkan doa-doa yang mustajab.
Salah satu doa yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk dibaca ketika meyakini telah bertemu dengan Lailatul Qadar adalah: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni,”. Yang artinya, ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai memberi maaf, maka maafkanlah aku.
*Data dihimpun dari berbagai sumber
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli