Infobekasi – Lebih dari satu dekade, Erik Hamzah tak melintas Jalan Perjuangan sampai dengan Jalan Juanda untuk menuju ke pusat Kota Bekasi. Akses barunya melintas jembatan layang KH Noer Ali Summarecon Bekasi. Lebih cepat dan antimacet.
“Dulu selalu terjebak macet di sekitar Stasiun Bekasi, terlebih harus menunggu kereta melintas,” ucap Erik yang tinggal di Tambun Utara, Bekasi ketika berbincang dengan Info Bekasi, Rabu, 1 April 2026.
Jembatan layang KH Noer Ali Summarecon Bekasi dibangun tahun 2010 dengan anggaran sekitar Rp 200 miliar. Seluruh biaya ditanggung oleh PT Summarecon Agung Tbk, perusahaan yang mengembangkan kawasan hunian dan komersial Summarecon Bekasi.
Jembatan layang ini resmi dibuka untuk umum pada 10 Maret 2013 bertepatan dengan hari ulang tahun Kota Bekasi, diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, didampingi oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan jajaran direski PT Summarecon Agung Tbk.
Jembatan membentang sepanjang satu kilometer lebih itu menggunakan metode balanced cantilever atau tanpa tiang penyangga tengah, sehingga lebih ikonik di simpang Jalan Ahmad Yani, Jalan Sudirman dan Jalan Juanda.
“Flyover ini sangat membantu, memudahkan akses masyarakat di Bekasi bagian utara menuju ke pusat kota di selatan rel kereta api,” ucap bapak dua anak ini. Setiap hari tercatat ada ribuan bahkan puluhan ribu kendaraan hilir mudik melintas jembatan layang tersebut, menandakan fungsi jembatan yang sangat vital bagi masyarakat.
Bersamaan dengan dibukanya jembatan layang KH Noer Ali Summarecon Bekasi, kawasan hunian dan komersial Summarecon Bekasi telah rampung dan terus ada pengembangan hingga sekarang.
Kota Mandiri Mengubah Wajah Bekasi
Kehadiran Summarecon Bekasi mampu mengubah wajah Bekasi lewat peran swasta. Kota mandiri dengan ikon piramida terbalik setinggi 17 meter membuat orang luar Bekasi terpesona dengan keindahan kawasan yang dibangun di atas lahan seluas 240 hektar itu.
“Summarecon punya kontribusi besar membuat wajah Bekasi lebih green, lebih tertata, lebih menarik sebagai sebuah proses transisi dari konsep Bekasi masa lalu menjadi Bekasi masa depan,” kata Pengamat Tata Kota dari Universitas Tri Sakti, Yayat Supriyatna ketika dimintai tanggapan.
Menurut pengamatannya, Summarecon adalah bentuk simbolik yang mampu mendongkrak makna branding tempat, termasuk Bekasi. Sehingga dengan branding yang dilakukan perusahaan lewat produk-produknya serta fasilitasnya mampu meningkatkan nilai sebuah wilayah.
“Jadi summarecon menjadi pendorong tata kelola wajah kota, mendorong branding kota lebih naik propertinya dan bisa memfasilitasi kebutuhan kelas menengah atas. Jadi bisa dikatakan, peran swasta itu sangat dibutuhkan, tinggal bagaimana membangun kolaborasi dan sinergi antara swasta dan pemerintah,” kata Yayat.
Kawasan Metropolitan Terpadu yang Berkembang Pesat
Di usianya yang masuk 16 tahun, Summarecon Bekasi semakin menegaskan transformasinya sebagai kawasan metropolitan terpadu yang berkembang pesat. Tak lagi sekadar proyek pengembangan, Summarecon Bekasi telah bertumbuh menjadi destinasi hunian dan lifestyle pilihan masyarakat Bekasi dan sekitarnya serta didukung perencanaan kota yang komprehensif serta infrastruktur modern yang terintegrasi.
Direktur Eksekutif Summarecon Bekasi Magdalena Julianti mengatakan sejak awal fokus utama pengembangan Summarecon Bekasi adalah menciptakan kehidupan yang utuh dalam satu kawasan.
“Kami tidak hanya membangun hunian, tetapi membentuk ekosistem,” ucapnya dalam keterangan tertulis.
Menurut dia, fasilitas komersial yang dihadirkan kini semakin berorientasi pada pengembangan experience dan lifestyle seperti pembukaan Summarecon Mall Bekasi (SMB) 2 belum lama ini. Fasilitas komersial itu wujud komitmen perusahaan dalam menciptakan Summarecon Bekasi yang semakin metropolis.
Selain mal, beragam pilihan fasilitas juga tersedia mulai dari tenant kuliner di ruko hingga La Spezia di kawasan Bekasi Central Business District (BCBD), sekolah dasar dan menengah hingga perguruan tinggi, rumah sakit, perkantoran, berbagai fasilitas komersial seperti diler mobil hingga klinik kecantikan.
“Juga ada pilihan hunian seperti apartemen, rumah tapak modern, hingga hunian ultra luxury. Seluruhnya dirancang untuk menghadirkan kualitas hidup terbaik dalam kawasan yang terintegrasi,” katanya.
Pengembangan Summarecon Bekasi sebagai kota terpadu yang mentransformasi wilayah utara Kota Bekasi menjadi kawasan hunian dan komersial metropolitan modern, tercermin melalui keberhasilan menghadirkan ribuan unit rumah tapak di belasan klaster serta 4.800 lebih unit hunian di 4 tower apartemen.
Kepercayaan masyarakat terhadap produk Summarecon Bekasi turut didukung oleh reputasi dan rekam jejak Summarecon selama lima dekade dalam menghadirkan kawasan terpadu berkualitas.
“Komitmen tersebut menjadi fondasi pertumbuhan Summarecon Bekasi selama 16 tahun terakhir, sekaligus memperkuat posisinya sebagai kawasan hunian bernilai tinggi dengan fasilitas yang terus berkembang,” katanya.
Ada Klaster Superpremium Asri di Tengah Perkotaan
Peluncuran Soultan Island sebagai klaster premium bertajuk Ultra-Luxury Living in Nature’s Embrace menjadi komitmen dalam menghadirkan hunian berkualitas yang dirancang khusus untuk memenuhi permintaan akan rumah besar dengan kualitas tertinggi di Summarecon Bekasi.
Klaster superpremium ini dirancang bagi individu yang mengutamakan ketenangan dan privasi tinggi, menghadirkan hunian berstandar tertinggi di tengah lanskap hijau dan danau alami dengan arsitektur megah berkelas dunia.
Dirancang oleh arsitek internasional Thomas B. Elliot dengan filosofi “architecture as a legacy,” Soultan Island memadukan estetika, fungsi, dan nilai desain yang berkelanjutan lintas generasi, merepresentasikan harmoni antara kemewahan dan kenyamanan.
Berlokasi strategis di jantung Summarecon Bekasi, sekitar 5 menit dari akses tol Jakarta-Cikampek dan Becakayu, Stasiun LRT Bekasi Barat, serta Stasiun KRL Bekasi, kawasan ini terintegrasi dengan pusat perbelanjaan, CBD, institusi pendidikan, dan fasilitas kesehatan modern, sehingga memperkuat posisinya sebagai hunian prestisius bernilai investasi tinggi.
“Ke depan, Summarecon Bekasi akan terus menghadirkan hunian adaptif masa depan yang terintegrasi dengan ritme kota, memungkinkan aktivitas bekerja, berbelanja, berolahraga, dan bersosialisasi berlangsung efisien dalam satu kawasan terpadu,” katanya.
Semakin Matang Menjadi Pusat Pusat Belanja dan Gaya Hidup
Momentum pertumbuhan tersebut ditandai dengan pembukaan Summarecon Mall Bekasi Tahap 2 (SMB 2) pada awal Februari 2026 sebagai pengembangan lanjutan dari SMB Tahap 1.
Ekspansi ini semakin memperkuat posisi Summarecon Mall Bekasi sebagai ikon pusat belanja dan gaya hidup dengan menghadirkan ragam international dan local brand dari kategori premium fashion, lifestyle, sport & wellness hingga kebutuhan harian.
Keunggulan SMB 2 terletak pada integrasi pusat perbelanjaan dengan fasilitas Sports & Wellness Center WELLGROUND (Wellness Ground) yang berlokasi di rooftop.
Mengusung tagline “Ground for Active Living,” Wellground dibangun di atas lahan seluas 17.587 m² dengan konsep ruang terpadu yang mengakomodasi kehidupan sosial, kebugaran, kesehatan, dan performa.
Fasilitas premium yang tersedia antara lain NXT FIT Gym, JUVIA Wellness & Spa, lapangan Badminton, Basketball, Padel, Tennis, Pickleball, Olympic-size Infinity Pool, Kids Pool, Leisure Pool, Hydropool, Jogging Track, serta area F&B seperti After Match dan MARKT.
Kontribusi Summarecon Bekasi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Rendi Supriadi bisa merasakan kembali bekerja setelah dua bulan menjadi pengangguran. Sejak awal tahun 2026, ia menjadi petugas keamanan kawasan niaga yang baru dibuka di Summarecon Bekasi. “Bersykur bisa kembali kerja,” kata Rendi yang tinggal di Bekasi Utara.
Summarecon Bekasi yang merupakan kota mandiri terdapat ribuan tempat usaha, pusat berputarnya ekonomi di Bekasi. Rendi adalah salah satu orang Bekasi yang merasakannya. Masih banyak lagi warga Bekasi yang merasakan dampak positif keberadaan summarecon di Bekasi.
Hal ini diamini Anggota DPRD Jawa Barat dari Bekasi, Faisal. Menurut dia, Summarecon Bekasi memiliki kontribusi besar dalam menumbuhkan perekonomian di Bekasi, sehingga tingkat kesejahteraan warga Bekasi menjadi meningkat.
“Peran Summarecon sangat bagus, kita enggak bisa lepas dari swasta dalam menumbuhkan perekonomian,” kata Faisal dalam sebuah kunjungan pembukaan tempat usaha di Summarecon Bekasi.
Sebagai warga Bekasi, ia tahu betul perkembangan wilayah terutama di kawasan Summarecon Bekasi, dimana awalnya lahan kosong, kini menjadi tempat bergeliat roda ekonomi yang cukup besar di Bekasi.
Salah satu perusahaan yang tak ragu berinvestasi di Summarecon Bekasi adalah PT Outbreak Karya Bersama melalui Outbreak Signature Restaurant & Billiard. Meski tak disebutkan nilai investasinya, tapi tempat usaha yang baru grand opening di Ruko Crystal Boulevard Summarecon Bekasi hari ini memperkerjakan puluhan orang.
“Pangsa pasar jangan diragukan, Kota Bekasi adalah salah satu pilihan investasi semua orang,” ucap Direktur Utama PT Outbreak Karya Bersama, Raja.
Sebelum membuka tempat usaha di Summarecon Bekasi, kata dia, perusahaan telah melakukan riset selama lima bulan. Hasilnya, kata dia, sangat memuaskan. Sejak soft opening di Bulan Ramadan, antusias pengunjung cukup tinggi.
“Kami percana mendirikan tempat ini tidak dengan biaya murah, artinya kami sudah yakin Kota Bekasi adalah kota yang paling potensial,” kata Raja.
Reporter: Adi T Editor: Adi T
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli