Bekasi — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak melancarkan sosialisasi Program Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah atau Adiwiyata.
Langkah edukasi dini ini menyasar para siswa baru SMP Plus El-Wafa, Kecamatan Kedungwaringin, dengan memanfaatkan masa transisi sekolah.
“Momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kami manfaatkan untuk menanamkan kesadaran lingkungan kepada peserta didik baru,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, dikutip Kamis (16/7/2026).
Menurut Donny, sekolah merupakan episentrum terbaik untuk membentuk habituasi atau kebiasaan positif yang nantinya akan terbawa oleh siswa dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
Dalam sosialisasi tersebut, para peserta didik baru tidak hanya diberikan teori normatif, melainkan juga dibekali dengan panduan praktis mengenai gaya hidup ramah lingkungan.
Misalnya seperti edukasi mengenai pentingnya penghematan penggunaan air bersih serta efisiensi pemakaian energi di lingkungan sekolah.
Kemudian penerapan pemilahan dan pengelolaan sampah secara mandiri berbasis konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R).
“Kami memberikan materi terkait perilaku dan budaya lingkungan agar siswa baru mampu bertindak dan berperilaku bijak terhadap lingkungan. Pembiasaan itu dimulai dari lingkungan sekolah, sehingga mampu menciptakan suasana kelas dan sekolah yang asri serta ramah lingkungan,” jelasnya.
Sebagai gerakan nasional, Program Adiwiyata dijalankan dengan mengacu pada regulasi yang ketat, yakni Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta diperkuat oleh Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 52 Tahun 2019, Nomor 53 Tahun 2019, dan Nomor 23 Tahun 2022.
Donny memaparkan, keberhasilan program ini di sekolah harus melewati empat tahapan baku yang dinilai secara konsisten mulai dari erencanaan program berbasis lingkungan, pelaksanaan aksi nyata di lapangan, penghargaan bagi sekolah yang konsisten hingga pemantauan dan Evaluasi secara berkala.
Ia menegaskan, esensi utama dari program ini bukanlah sekadar mengejar trofi atau piagam penghargaan dari pemerintah, melainkan sebuah ikhtiar matang untuk membentuk karakter generasi muda yang sadar ekologi.
“Harapan kami, SMP Plus El-Wafa dapat mengikuti Program Adiwiyata dan menjadi sekolah berkualitas lingkungan. Keberhasilan program ini membutuhkan keterlibatan seluruh warga sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, komite, hingga peserta didik,” pungkas Donny.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Bekasi — Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Bekasi mengungkap kronologi dan awal mula kasus…
Bekasi — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi bersiap tancap gas membangun sejumlah infrastruktur layanan dasar mulai…
Bekasi — Kepolisian Sektor (Polsek) Tambun Selatan tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap pelaku pembuangan…
Bekasi — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi mengerahkan total delapan unit armada…
Bekasi — Kebakaran hebat menghanguskan sebuah lapak usaha kayu palet beserta bangunan rumah warga di…
Kabupaten Bekasi – Bagi warga Kabupaten Bekasi yang ingin mengurus perpanjangan SIM, Satlantas Polres Metro…
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli