BEKASISATU, KOTA BEKASI– Dunia pendidikan Kota Bekasi tercoreng skandal asusila. Seorang oknum tenaga pendidik dilaporkan mengirimkan konten video porno kepada siswanya sendiri. Insiden memalukan ini memantik reaksi keras dari Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.
Merespons laporan tersebut, Tri Adhianto langsung menginstruksikan tiga instansi sekaligus—yakni Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Inspektorat, dan Dinas Pendidikan (Disdik)—untuk turun tangan dan memproses sanksi maksimal bagi pelaku.
“Hari ini tentu ada sesuatu yang mencoreng adab, istiadat, dan sopan santun dunia pendidikan kita. Saya minta BKPSDM, Inspektorat, Disdik untuk memberikan hukuman yang seberat-beratnya, karena itu sangat mengganggu,” tegas Tri Adhianto dalam keterangannya, Senin (02/03/26).
Pengkhianatan Terhadap Moral Pendidikan
Wali Kota menilai, tindakan oknum pendidik tersebut bukan sekadar pelanggaran disiplin biasa, melainkan sebuah pengkhianatan terhadap marwah dan kepercayaan publik terhadap institusi sekolah. Sebagai seorang pendidik, pelaku seharusnya menjadi teladan adab, bukan justru menyebarkan konten tak senonoh kepada anak di bawah umur.
Kemarahan orang nomor satu di Kota Bekasi ini pun tak terbendung. Ia meminta agar proses penjatuhan sanksi dilakukan secara cepat dan prosedural agar memberikan efek jera.
“Saya marah betul. Dan saya garis bawahi betul, untuk dilakukan tindakan yang seberat-beratnya. Karena saya kira dunia pendidikan adalah tempat membangun moral, hasrat buat kita bersama, jangan dicederai dengan hal-hal yang tidak baik,” tuturnya dengan nada kecewa.
Evaluasi Menyeluruh di Lingkungan Sekolah
Kasus pengiriman video tak senonoh ini kini menjadi alarm darurat bagi sistem pengawasan sekolah di Kota Patriot. Tri Adhianto meminta agar peristiwa kelam ini dijadikan bahan evaluasi dan refleksi total oleh seluruh stakeholder pendidikan, dari tingkat kepala sekolah hingga guru honorer.
Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk membersihkan lingkungan sekolah dari predator anak maupun oknum-oknum bermoral bobrok.
“Jadi oleh karena itu, mudah-mudahan ini bisa terus kita lakukan evaluasi. Kita mulai proses kebaikan itu dari sekolah, dari anak-anak didik, yang jangan sampai dicederai dengan ketidakbaikan,” pungkasnya. Tag: Bekasi Kota Bekasi Oknum Guru Pendidikan Wali Kota Bekasi
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli