Infobekasi.co.id – Pemerintah Kota Bekasi bakal menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan bagi 14 orang korban luka bakar akibat kebakaran serta ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang terjadi di Jalan PU, Cimuning, Mustikajaya.
Hal itu diutarakan Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, saat meninjau lokasi kejadian pada Kamis 2 April 2026, pagi. Jumlah korban yang mengalami luka bakar tercatat sekitar 14 orang.
“Dampak yang ada di sekitar sini tentunya rumah warga beberapa yang terdampak, dan korban kurang lebih 14 orang,” ujar Bobihoe di lokasi, Kamis (2/4/2026).
Informasi yang didapat, korban yang terdampak adalah warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian maupun masyarakat yang sedang melintas saat kebakaran terjadi.
“Baik itu pada saat kejadian, di rumahnya sendiri yang terbakar, maupun yang sedang lewat di jalanan,” jelas Bobihoe.
Lebih jauh Ia menegaskan, semua korban akan mendapatkan bantuan penuh dari pemerintah kota Bekasi. “Semua korban itu akan menjadi tanggungan Pemerintah Kota Bekasi,” imbuhnya.
Pemkot Bekasi juga memastikan semua korban mendapat layanan kesehatan yang optimal. Bagi yang terdaftar dalam BPJS Kesehatan, penanganannya bakla dilakukan melalui kerja sama dengan pihak BPJS. Sedangkan untuk mereka yang belum memiliki jaminan kesehatan, dilayani melalui fasilitas kesehatan masyarakat yang disediakan pemerintah.
“Kita bekerja sama dengan BPJS. Bagi yang memang tidak punya BPJS, ada layanan kesehatan masyarakat yang akan kita sediakan untuk mereka,” tegas Bobihoe.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli