infobekasi.co.id – Pemerintah Kota Bekasi berencana melakukan pemusnahan ikan sapu-sapu sebagai upaya mengendalikan populasi ikan invasif yang dinilai mengancam ekosistem perairan lokal.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan, kegiatan penangkapan dan pemusnahan tersebut akan dilakukan saat musim kemarau, tepatnya pada bulan Juni hingga Juli mendatang.
“Kami melihat keberadaan ikan sapu-sapu ini sudah mulai mengganggu. Nanti pada saat musim kering sekitar bulan Juni-Juli itulah kami bakal lakukan penanganannya,” kata Bobihoe saat ditemui usai melakukan penyusuran sungai Kali Bekasi, kawasan Delta Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (21/4/2026).
Pemilihan waktu tersebut didasari oleh kondisi sungai yang pada bulan Juni biasanya sedang mengalami penurunan debit air atau surut. Hal ini dinilai akan memudahkan proses pembersihan.
“Kita akan melakukan itu ketika kondisi air sudah menurun, sehingga ikannya lebih mudah terlihat dan ditangkap,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswatiningsih, membenarkan bahwa keberadaan ikan sapu-sapu berpotensi besar mengganggu keseimbangan ekosistem sungai di wilayahnya.
“Menurut penjelasan Pak Puarman dari Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), yang sudah bertahun-tahun mengawal Kali Bekasi, penyebarannya memang belum semasif di Jakarta, tapi sudah mulai mengancam. Makanya kami akan detailkan kembali rencana pelaksanaannya,” ujar Kiswatiningsih.
Masih kata Dia, saat ini, persiapan teknis untuk kegiatan pembersihan di bulan Juni tengah dilakukan secara matang.
“Nanti kita jadwalkan bersama dengan KP2C untuk pembersihan ikan sapu-sapu di bulan Juni saat debit air benar-benar turun. Jadi ikannya akan lebih mudah terlihat dan ditangkap secara menyeluruh,” pungkasnya.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli