Berita Utama Bekasi Satu

Ratusan Bank Sampah Kota Bekasi Mangkrak, Kinerja Lurah Dianggap Pasif

12 July 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI — Program pengolahan sampah berbasis masyarakat di Kota Bekasi rupanya belum berjalan mulus. Meski Pemerintah Kota Bekasi telah mengucurkan dana hibah sebesar Rp 100 juta per RW melalui program Lingkar RW Beken, ratusan Bank Sampah di tingkat kewilayahan dilaporkan masih jalan di tempat alias mandek.

Kondisi ini membuat Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, angkat bicara. Ia menyoroti kinerja para pemangku wilayah, khususnya di tingkat Kelurahan, yang dinilai belum maksimal dalam melakukan pemantauan dan pendampingan di lapangan.

Menurut Tri, para Lurah seharusnya menjadi leading sector yang bertanggung jawab penuh dalam menggerakkan program lingkungan ini. Ia menginstruksikan agar seluruh Lurah turun gunung memastikan dana hibah tersebut benar-benar terserap untuk operasional Bank Sampah.

“Saat ini baru sekitar 670 Bank Sampah yang aktif. Saya minta kepada Pak Lurah, optimalkan dana Rp 100 juta itu, salah satunya untuk menggelorakan kembali Bank Sampah di wilayah masing-masing,” tegas Tri Adhianto dikutip, Jumat (10/07/26).

Tri menekankan, kelancaran program pengolahan sampah sangat bergantung pada peran aktif aparat kelurahan. “Jadi, tugas Pak Lurah adalah mengoptimalkan dan memantau kinerja Bank Sampah yang ada di wilayahnya, memastikan program ini berjalan efektif,” tambahnya.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: