Infobekasi.co.id – Sebanyak 300 petugas Sekolah Rakyat dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti pelatihan pengelolaan Barang Milik Negara. Kegiatan dilaksanakan di Harris Hotel & Convention Bekasi, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu 6 Mei 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut peserta yang hadir adalah tenaga administrasi dan petugas bertugas mengelola barang-barang yang ada di lingkungan Sekolah Rakyat.
“Barang milik negara harus dijaga dan dikelola dengan baik agar bisa digunakan secara maksimal,” kata Gus Ipul di lokasi kegiatan.
Sekolah Rakyat merupakan program yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk yang masuk dalam kategori miskin ekstrem. Oleh karena itu, pengelolaan semua aset yang dimiliki lembaga ini perlu diperhatikan dengan baik.
Pelatihan ini memuat materi tentang tata cara pengurusan, pencatatan, perawatan, pelaporan, pemantauan dan pengecekan aset milik pemerintah, meliputi gedung, peralatan, perlengkapan dan barang-barang lainnya.
“Semua barang yang ada di Sekolah Rakyat, baik itu meja, kursi, tempat tidur maupun bangunan gedung, semuanya harus dirawat dan dijaga keadaannya,” ujarnya.
Saifullah Yusuf menjelaskan, pelatihan berlangsung selama beberapa hari dengan menghadirkan narasumber yang memiliki keahlian di bidang administrasi dan pengelolaan barang milik negara.
“Tujuannya agar peserta paham dan bisa melaksanakan tugas sesuai ketentuan administrasi dan cara pengelolaan yang sudah ditetapkan,” katanya.
Ia meminta para peserta untuk bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya mengelola aset yang ada di tempat kerja masing-masing.
“Pencatatan, pemanfaatan, sampai pemantauan dan pengecekannya semuanya harus dilaksanakan dengan baik dan sesuai aturan,” tutur Gus Ipul.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli