Berita Utama GoBekasi

Wali Kota Bekasi Kunci Komitmen Transfer Teknologi dan Prioritas Kerja Warga Lokal dalam Proyek PSEL

28 June 2026 Administrator Desa

Bekasi — Rangkaian kunjungan kerja delegasi Pemerintah Kota Bekasi di fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Wangneng Environment Co., Ltd. di Huzhou, China, berlanjut ke meja perundingan.

Usai melakukan peninjauan lapangan, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bersama jajaran DPRD Kota Bekasi dan tokoh masyarakat Bantargebang langsung menggelar diskusi teknis maraton bersama jajaran manajemen puncak Wangneng Environment, Minggu (28/6/2026).

Diskusi strategis ini difokuskan untuk mematangkan persiapan menjelang peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi yang dijadwalkan pada awal Juli mendatang.

Tri Adhianto secara agresif menekankan klausul krusial mengenai keberpihakan penuh terhadap aspek sosial-ekonomi masyarakat lokal di sekitar wilayah operasional.

Dirinya menegaskan bahwa mega proyek bernilai investasi jumbo ini tidak boleh mengesampingkan kesejahteraan warga lokal, khususnya yang bermukim di ring satu kawasan Bantargebang dan Sumur Batu.

“Saya ingin sejak proses pembangunan fisik dimulai hingga nanti PSEL ini resmi beroperasi, masyarakat Kota Bekasi, khususnya warga Bantargebang, harus menjadi prioritas utama dalam penyerapan tenaga kerja,” tegas Tri Adhianto di hadapan direksi Wangneng, Minggu (28/6/2026).

Lebih lanjut, Tri menggarisbawahi bahwa kehadiran investor asing dengan teknologi mitigasi sampah modern ini wajib membawa multiplier effect bagi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Bekasi.

Pihaknya enggan jika warga Bekasi hanya ditempatkan sebagai penonton atau pekerja kasar dalam jangka panjang.

“Kehadiran PSEL harus membuka lapangan kerja baru, meningkatkan keterampilan masyarakat, sekaligus menjadi sarana alih pengetahuan (transfer of knowledge). Kita butuh investasi ini agar ke depan SDM lokal kita mampu mengoperasikan fasilitas berteknologi tinggi ini secara mandiri tanpa ketergantungan asing,” urainya secara lugas.

Merespons tuntutan itu, Chairman Wangneng Environment Co., Ltd., Mr. Shan Chao, memberikan jaminan tertulis dan komitmen balik. Ia menjelaskan bahwa manajemen memang akan menerjunkan sejumlah tenaga ahli dan insinyur senior dari China pada fase-fase awal proyek.

Kendati demikian, Shan Chao memastikan keberadaan para ekspatriat tersebut murni bersifat asistensi teknis sementara yang ditugaskan khusus untuk melatih dan membina para pekerja lokal di lapangan.

“Kami akan membawa tenaga ahli dari China pada tahap awal pembangunan dan commissioning (uji coba fungsi). Namun, tujuan utama kami adalah melakukan transfer teknologi dan pengetahuan secara total. Setelah proses pelatihan dan transfer tersebut selesai, operasional penuh fasilitas ini akan dijalankan secara mandiri oleh tenaga kerja lokal yang telah kami latih sesuai standar global Wangneng,” papar Mr. Shan Chao meyakinkan.

Komitmen terbuka dari petinggi korporasi asal China tersebut langsung disambut positif oleh Tri Adhianto dan pimpinan legislatif DPRD Kota Bekasi yang ikut mengawal jalannya negosiasi.

Kebijakan ini dinilai menjadi jaring pengaman agar proyek strategis nasional ini berjalan harmonis dengan dinamika sosial masyarakat sekitar.

“Ini komitmen mutakhir yang kami harapkan sejak awal. Teknologinya datang ke Bekasi, ilmunya juga harus tinggal dan diwariskan di Bekasi. Jadi, yang kita bangun di Sumur Batu bukan hanya struktur fisik fasilitasnya saja, tetapi juga kualitas dan masa depan SDM masyarakat Bekasi,” pungkas Tri menutup diskusi teknis tersebut.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak  berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen penuh untuk meruntuhkan dinding diskriminasi dan mewujudkan kesetaraan bagi…

Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) terus…

Bekasi — Pelataran Yayasan Al-Barokah Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, dipadati ribuan jemaah dan…

Bekasi – Euforia Piala Dunia 2026 mewarnai pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Taman…

Bekasi — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi memastikan bahwa daya tampung seluruh Sekolah Menengah Pertama…

Bandung — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh Kota Bekasi di tingkat regional. Kota Patriot sukses…

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: