Layanan bus shuttle khusus mulai dioperasikan pada Selasa (28/4/2026) pagi untuk mengangkut ribuan penumpang yang tertahan.
Bekasi – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bergerak cepat merespons lumpuhnya layanan KAI Commuter lintas Cikarang-Bekasi akibat tragedi tabrakan beruntun KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.
Layanan bus shuttle khusus mulai dioperasikan pada Selasa (28/4/2026) pagi untuk mengangkut ribuan penumpang yang tertahan.
Langkah darurat ini dilakukan guna mengurai penumpukan pelanggan di Stasiun Bekasi Timur yang sejak Senin malam tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Bekasi maupun Jakarta akibat proses evakuasi yang masih berlangsung.
“Transjakarta mengoperasikan layanan bus shuttle untuk mengangkut pelanggan yang terdampak dengan tarif normal,” ujar Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, dalam keterangan tertulisnya.
Untuk tahap awal, Transjakarta mengerahkan empat unit bus yang difungsikan khusus sebagai penyambung (shuttle) antaran Stasiun Bekasi Timur menuju Stasiun Bekasi.
Armada ini disiagakan secara penuh mengikuti dinamika proses evakuasi di jalur kereta api yang hingga pagi ini masih berlangsung.
Ayu menjelaskan bahwa fasilitas ini disediakan khusus untuk memberikan kepastian mobilisasi bagi warga Bekasi yang kerap mengandalkan transportasi publik, terutama di tengah kondisi force majeure seperti saat ini.
Gangguan perjalanan ini merupakan imbas langsung dari insiden hebat di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 yang terjadi pada Senin (27/4/2026) pukul 20.52 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan KRL relasi CL KPB–CKR dengan KA Argo Bromo Anggrek 4 relasi Gambir–Surabaya Pasarturi.
Hingga Selasa pagi, jalur rel di lokasi kejadian masih dalam proses sterilisasi setelah evakuasi korban yang memakan waktu lebih dari 8 jam. Pihak KAI pun masih melakukan penanganan teknis terhadap rangkaian kereta yang mengalami kerusakan parah.
Bagi masyarakat yang terdampak, Transjakarta mengimbau untuk terus memantau perkembangan layanan secara real-time.
Informasi terbaru mengenai rute tambahan atau penyesuaian armada dapat diakses melalui media sosial resmi atau aplikasi Transjakarta.
Operasional bus shuttle ini diharapkan mampu menjadi solusi sementara bagi para komuter di tengah duka dan kendala teknis yang menyelimuti perkeretaapian di wilayah Bekasi Timur pagi ini.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Bekasi – Kabar duka kembali menyelimuti proses penanganan pasca-kecelakaan maut antara KRL Commuter Line dan…
Bekasi – Pasca tragedi kecelakaan hebat antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, PT Kereta…
Bekasi – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan jawaban konkret atas tragedi kecelakaan maut yang melibatkan…
Bekasi – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan mendadak ke RSUD dr. Chasbullah Abdul Madjid…
Bekasi – Proses evakuasi korban tragedi kecelakaan beruntun di Stasiun Bekasi Timur masih terus berlangsung…
Bekasi – Pasca tragedi maut yang melibatkan taksi listrik VinFast, KRL, dan KA Argo Bromo…
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli