Infobekasi.co.id – Ledakan dahsyat di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, tidak hanya merusak bangunan, tapi juga menghanguskan belasan kendaraan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat total 13 kendaraan rusak berat akibat terpapar api dan ledakan tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Khalid, memaparkan rincian kerusakan yang terjadi pada Rabu malam, 1 April 2026 itu.
“Dari sisi kendaraan, ada enam truk milik SPBE dan tujuh sepeda motor yang rusak berat atau hangus terbakar,” ujar Idham dalam keterangannya, Jumat, 3 April 2026.
Kerugian materiil ini cukup besar mengingat jumlah kendaraan yang terjebak dan terpapar api yang begitu besar saat kejadian. Selain kendaraan, BPBD Kota Bekasi juga mencatat total 19 rumah warga terdampak.
“Rinciannya, 15 rumah tinggal di RT 02 RW 003 dan empat rumah serta dua kios di RT 01 RW 003. Kemudian ada lapak rongsok, gerobak, lapak nasi goreng, dan warung kopi yang ikut terbakar,” jelasnya.
Dampak lain dari peristiwa ini, sebanyak 17 orang warga mengalami luka bakar dan dievakuasi ke sejumlah rumah sakit seperti RS Kartika Husada, RSUD Kabupaten Bekasi, RSUD Kota Bekasi, RS Citra Arafiq, dan RS Satria Medika.
Dugaan sementara menyebutkan sumber api berasal dari kebocoran gas di gudang penyimpanan yang kemudian merambat dengan cepat.
“Berdasarkan hasil identifikasi awal, sumber api diduga berasal dari bagian gudang penyimpanan gas elpiji. Kobaran api dengan cepat merambat dan menghanguskan area tersebut,” tutup Idham.
Editor : Dede Rosyadi
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli