BEKASISATU, KOTA BEKASI – Warga Kota Bekasi tampaknya harus menahan rindu untuk berolahraga akhir pekan di area Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB). Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memastikan ajang Car Free Day (CFD) di ruas jalan utama pada Minggu (29/03/26) mendatang masih ditiadakan.
Langkah strategis ini diambil lantaran jajaran Pemkot Bekasi tengah memfokuskan seluruh sumber daya guna mengawal kelancaran, keamanan, serta ketertiban mobilitas kendaraan pada puncak arus balik perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih, membenarkan perpanjangan masa penangguhan kegiatan di ruang publik tersebut. Ia menjelaskan bahwa konsentrasi aparat saat ini sepenuhnya dialokasikan untuk mengurai potensi kemacetan pasca-libur panjang.
“Tanggal 29 (Maret) belum ada CFD, karena bertepatan dengan H+7 Lebaran. Jadi, kita masih fokus dengan piket arus balik Lebaran,” ungkap Kiswatiningsih saat dikonfirmasi, Rabu (25/03/26).
Penundaan aktivitas rutin akhir pekan ini sejatinya telah memiliki landasan hukum yang kuat. Aturan tersebut tertuang secara resmi melalui Surat Edaran (SE) Nomor 600-4.3.2/867/DLH.TLPKLH tentang Penghentian Sementara Penyelenggaraan Car Free Day (CFD) di Kota Bekasi.
Surat yang telah ditandatangani langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, pada 18 Februari 2026 lalu ini menjadi pedoman utama pengondisian lalu lintas selama masa krusial mudik dan arus balik.
Dengan ditiadakannya CFD untuk sementara waktu, masyarakat diimbau untuk mencari alternatif lokasi olahraga lain di sekitar permukiman masing-masing sembari mendukung kelancaran arus lalu lintas pemudik yang kembali ke wilayah Jabodetabek.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli