Berita Utama Bekasi Satu

Daya Beli Lesu, Ramadan Rhapsody Bekasi Tetap Raup Rp1,1 Miliar

04 April 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Daya beli masyarakat yang tengah menurun akibat tekanan ekonomi global rupanya tak menyurutkan geliat industri kreatif, khususnya sektor mode di Kota Bekasi. Hal ini dibuktikan dengan kesuksesan pameran busana muslim Ramadan Rhapsody 2026 yang berhasil membukukan nilai transaksi menembus Rp1,1 miliar.

​Ketua Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) DKI Jakarta, Dana Duriyatna, menilai pencapaian tersebut menjadi angin segar bagi pelaku usaha modest fashion. Alih-alih merosot, angka penjualan pada perhelatan tahun ini justru mengalami tren positif dibandingkan tahun sebelumnya.

​”Peningkatan terjadi sekitar 30 persen dari tahun lalu. Penjualan terbanyak tentu saja busana dan barang keperluan untuk hari raya Lebaran, termasuk aksesoris dan kosmetik. Pada busana muslim di tahun ini, tampaknya tunik serta warna butter yellow menjadi incaran konsumen,” jelas Dana.

​Lebih lanjut, Dana mengungkapkan bahwa capaian omzet ini menjadi tolak ukur penting. Meskipun belum sepenuhnya menyentuh ekspektasi maksimal akibat kelesuan ekonomi makro, hal ini membuktikan daya tahan pasar fashion lokal yang tetap kuat.

​”Lantaran bisa dipahami, bahwa daya beli masyarakat sedang menurun karena kondisi ekonomi tidak hanya dalam negeri tetapi juga global. Sehingga dengan capaian tersebut sudah dapat memberi bukti pasar fashion atau busana muslim masih menggeliat,” tegasnya.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua Ramadan Rhapsody 2026, Leny Rafael, menyambut antusias perputaran ekonomi yang terjadi selama pameran berlangsung. Acara yang digelar sejak 4 hingga 29 Maret 2026 di Main Atrium Ground Floor Pakuwon City Mall Bekasi ini dinilai sukses menjaga ekosistem modest fashion agar tetap produktif.

​”Dengan proses transaksional, pagelaran kegiatan tersebut mampu meraup omzet hingga Rp1,1 miliar. Sehingga membuat industri kreatif pada sektor fashion optimistis menyambut tahun berikutnya. Sampai jumpa di gelaran Ramadan Rhapsody 2027,” ujar Leny melalui keterangan resminya, Jumat (3/4/2026).

​Tidak sebatas ajang transaksi komersial, Ramadan Rhapsody tahun ini juga berhasil menjadi magnet pariwisata lokal dan pusat seni bagi warga Bekasi. Mengusung tema “Sanctuary of Ramadan”, gelaran ini menyuguhkan kolaborasi apik melalui fashion show dari deretan desainer dan jenama kenamaan, seperti Ariy Arka, Erdan, Kunce Manduapessy, Willmich, Rryni House, Yoyok Prasetyo, hingga Dekranasda Bekasi.

​Ketua Fashion Rhapsody, Ariy Arka, menambahkan bahwa tema yang diusung memiliki napas dan makna yang mendalam bagi ekosistem mode dan masyarakat luas.

​”Sanctuary of Ramadan dapat pula dimaknai sebagai ruang suci, dengan iman, seni, dan kebersamaan yang saling berkelindan di dalamnya,” ungkap Ariy.

​Nuansa kebersamaan tersebut semakin meriah dengan hadirnya suguhan talkshow, workshop, pameran seni berkelanjutan, hingga penampilan memukau dari musisi papan atas seperti Vina Panduwinata, Yovie & Nuno, Ihsan Tarore, Sandhy Sondoro, hingga penyanyi muda Nabila Taqiyyah.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: