Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Arief Kurnia, mengungkapkan bahwa dari total tunggakan sebesar Rp247 miliar, pemerintah daerah telah mengalokasikan pembayaran secara bertahap.
Bekasi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi terus memacu langkah demi menjamin akses kesehatan warga secara menyeluruh.
Fokus utama saat ini adalah percepatan pelunasan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada BPJS Kesehatan guna mengejar status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Arief Kurnia, mengungkapkan bahwa dari total tunggakan sebesar Rp247 miliar, pemerintah daerah telah mengalokasikan pembayaran secara bertahap.
“Dari total tersebut, sekitar Rp163 miliar sudah dibayarkan. Sisanya kita selesaikan bertahap, termasuk menunggu pembayaran dari provinsi sebesar Rp84 miliar yang nantinya langsung digunakan untuk melunasi kewajiban,” jelas Arief, Senin (27/4/2026).
Pemerintah Kabupaten Bekasi optimistis secara finansial mampu menuntaskan seluruh kewajiban dalam waktu dekat. Jika pelunasan rampung, status kepesertaan masyarakat Bekasi akan beralih menjadi UHC Prioritas pada Juni atau Juli mendatang.
Manfaat utamanya sangat krusial bagi warga: Aktivasi kepesertaan BPJS bisa dilakukan seketika.
“Kalau sudah UHC Prioritas, masyarakat yang mendaftar hari ini, kepesertaannya bisa langsung aktif di hari yang sama. Ini sangat membantu, terutama dalam kondisi darurat medis,” tambahnya.
Saat ini, Kabupaten Bekasi sebenarnya sudah mendekati cakupan UHC, namun masih terkendala aturan antrean aktivasi karena status kewajiban yang belum tuntas 100 persen.
Selain soal anggaran, Dinkes juga bersinergi dengan Dinas Sosial untuk melakukan validasi data masyarakat rentan (desil 1-5). Data ini nantinya akan diusulkan ke Kementerian Sosial agar masuk dalam skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN.
“Pengusulan terus kita lakukan. Komitmen kami jelas, masyarakat yang membutuhkan harus tetap mendapatkan jaminan kesehatan tanpa terkecuali,” pungkasnya.
Dengan sistem yang lebih responsif dan dukungan fiskal yang kuat, Pemkab Bekasi berharap layanan kesehatan di wilayahnya tidak lagi terhambat oleh kendala administratif kepesertaan di masa depan.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Bekasi – Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menghadiri upacara pembukaan kejuaraan panahan bergengsi bertajuk…
Bekasi – Langkah serius diambil KONI Kota Bekasi untuk menjamin keselamatan para pejuang olahraga di…
Jakarta– Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memberikan peringatan keras sekaligus motivasi bagi para lulusan perguruan tinggi…
Bekasi – Yayasan nirlaba Smile Train Indonesia kembali menunjukkan aksi nyata dalam misi kemanusiaan. Kali…
Bekasi – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, resmi membuka ajang kompetisi basket bergengsi…
Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi menggelar upacara khidmat dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda)…
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli