Kota Bekasi – Panggung Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN 2026 yang digelar pada Selasa (31/3/2026) menjadi saksi berakhirnya spekulasi panjang mengenai nakhoda baru Partai Amanat Nasional (PAN) di Kota Bekasi. Achmad Rivai, politisi muda yang kini duduk di kursi DPRD Kota Bekasi, resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD PAN Kota Bekasi.
Penetapan ini bukan sekadar rotasi rutin. Di baliknya, tersirat pesan kuat mengenai upaya regenerasi dan reposisi taktis partai berlambang matahari ini dalam menghadapi konstelasi politik lokal yang kian dinamis di Kota Patriot.
Terpilihnya Achmad Rivai menandai pergeseran gaya kepemimpinan di tubuh PAN Bekasi. Sebagai representasi “darah muda”, Rivai diharapkan mampu membawa narasi yang lebih segar untuk menggaet pemilih milenial dan Gen-Z—ceruk suara yang menjadi rebutan hampir seluruh partai politik saat ini.
Namun, PAN tampaknya tidak ingin berjudi terlalu jauh. Untuk mengimbangi energi muda Rivai, DPP menempatkan Abdul Muin Hafied, politisi senior yang kenyang pengalaman, di posisi Sekretaris. Sementara posisi Bendahara dipercayakan kepada Aminah.
Kombinasi “Tiga Pilar” ini—Ketua muda, Sekretaris senior, dan Bendahara perempuan—menunjukkan strategi check and balance yang berusaha menjaga stabilitas internal sekaligus mendorong akselerasi organisasi.
Abdul Muin Hafied, atau yang akrab disapa Bang Muin, menegaskan bahwa kepengurusan ini adalah hasil keputusan final di level tertinggi partai.
“Alhamdulillah, tadi sudah diumumkan oleh Ketua Umum melalui Rakernas,” ujar Muin. Baginya, tugas pertama kepengurusan baru ini bukan sekadar perayaan, melainkan kerja keras untuk mengonsolidasi barisan yang sempat dihantui teka-teki kepemimpinan.
Targetnya jelas, segera menjemput Surat Keputusan (SK) di tingkat wilayah dan memastikan mesin partai di tingkat akar rumput kembali panas.
“Kami segera melakukan konsolidasi organisasi agar PAN Kota Bekasi semakin solid,” imbuhnya.
Ditetapkannya Achmad Rivai membawa ekspektasi besar. Tantangan utamanya adalah membuktikan bahwa kepemimpinan muda bukan sekadar simbolisme, melainkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Bekasi di tengah isu-isu krusial seperti kemacetan, tata kelola lingkungan, dan pelayanan publik.
Ujian pertama bagi duet Rivai-Muin adalah seberapa cepat mereka mampu menyatukan berbagai faksi di internal partai dan merumuskan strategi pemenangan yang relevan dengan kebutuhan warga Bekasi.
Dengan SK yang rencananya akan diserahkan serentak oleh DPP PAN kepada seluruh Ketua DPD se-Jawa Barat besok, maka secara de jure, era baru PAN Kota Bekasi resmi dimulai.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Kota Bekasi – Momentum Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di Kota Bekasi tidak sekadar…
Kota Bekasi – Terpilihnya Achmad Rivai sebagai Ketua DPD PAN Kota Bekasi dalam Rakernas 2026…
Kabupaten Bekasi – Cuaca ekstrem kembali menghantui wilayah Kabupaten Bekasi. Pada Senin (30/3/2026) sore, terjangan…
Kota Bekasi – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi…
Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi mulai mengambil langkah serius untuk mengantisipasi krisis lahan pemakaman…
Jakarta – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap ijon proyek…
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli