Berita Utama Bekasi Satu

Gowes Semakin Aman, Pemkot Bekasi Siapkan Fasilitas Baru

08 May 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI — Kabar gembira bagi para pencinta sepeda atau goweser di Kota Bekasi. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Perhubungan (Dishub) resmi menganggarkan proyek perluasan dan peningkatan fasilitas jalur sepeda pada tahun ini.

Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan untuk mengkampanyekan budaya hemat energi di tengah masyarakat, tetapi juga merespons kebutuhan ruang publik yang lebih aman dan nyaman bagi pengguna kendaraan tidak bermotor di Kota Patriot.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menegaskan bahwa penambahan infrastruktur sepeda ini merupakan komitmen berkelanjutan dari pemerintah daerah. Penambahan tersebut akan disesuaikan dengan skala prioritas di berbagai titik rawan maupun kawasan padat.

“Tahun ke tahun kita terus menambah jalur sepeda untuk keamanan hak pesepeda ya kawan-kawan ya. Tentu berdasarkan skala prioritas akan terus ditambah, ditingkatkan baik kuantiti (panjang lintasan) maupun kualitas (cat berpedar, rambu penunjuk, dan lain-lain),” ungkap Zeno saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bekasi, Rabu (06/05/26).

Terkait realisasi pelebaran ruas khusus sepeda tersebut, Zeno memastikan bahwa pihak Pemkot telah menyiapkan alokasi dananya. “Tahun ini ada rencana untuk ditambah lagi panjangnya, sudah dianggarkan,” tegasnya.

Pendekatan Teknis Demi Keselamatan

Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pesepeda, Dishub Kota Bekasi juga tengah mengkaji berbagai opsi rekayasa infrastruktur. Rencananya, penataan jalur sepeda tidak sekadar mengandalkan garis marka, melainkan penerapan fasilitas fisik yang disesuaikan dengan kondisi geografis setiap ruas jalan.

Menurut Zeno, ada beberapa skenario penataan yang bisa diaplikasikan untuk melindungi pesepeda dari laju kendaraan bermotor. Mulai dari peninggian kontur jalan hingga pemasangan pembatas fisik. “Bisa kemudian ruang jalannya ditinggikan, bisa dengan treatment rambu-rambu yang ‘dret-dret-dret’ gitu (marka kejut) bisa, pembatas pejut juga bisa,” jelas Zeno menguraikan opsi pengamanan lintasan.

Meski demikian, pihaknya akan melakukan kajian mendalam sebelum menerapkan salah satu metode tersebut agar tidak mengganggu arus lalu lintas secara umum.

“Semuanya punya plus-minus. Kalau kemudian ada pembatas fisik, ruang jalan menjadi sempit. Jadi ada plus-minusnya. Lebih bagus yang mana diaplikasikan, nanti akan disesuaikan dengan masing-masing lokasi,” pungkasnya.

Dengan adanya inisiatif peningkatan kualitas jalur sepeda ini, diharapkan mobilitas warga Kota Bekasi dapat perlahan beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan dan bebas emisi.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: