infobekasi.co.id – Pihak Green SM Indonesia memberikan pernyataan resmi terkait insiden mencekam melibatkan salah satu kendaraannya dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di kawasan Bekasi Timur, Senin malam (27/04/2026).
Melalui akun Instagram resminya @id.greensm, pihak operator taksi tersebut menegaskan, telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung.
“Kami berkomitmen menjaga standar keselamatan melalui operasional, pengawasan, dan peningkatan layanan. Informasi terbaru akan kami sampaikan setelah terverifikasi,” tulis pihak Green SM.
Sementara itu, saksi mata menceritakan detik-detik kejadian mengerikan tersebut. Menurut warga bernama Saman (55), kejadian bermula saat taksi listrik merek VinFast itu melintas dari arah Duren Jaya, Jalan Ir. H. Juanda.
Saat hendak menyeberangi rel tanpa palang pintu, mesin kendaraan tiba-tiba mati mendadak tepat di tengah jalur.
“Taksi mati, dihidupkan tidak bisa. Tadi posisinya memang tidak kelihatan kereta. Penjaga perlintasan teriak menyuruh keluar, sudah keluar, keluar. Didorong-dorong tidak kuat, keburu datang kereta, akhirnya menabrak,” tutur Saman.
Akibat benturan keras, mobil taksi terseret hingga sekitar 100 meter. Kondisi mobil hancur parah, bodi penyok hebat, kaca pecah, hingga keempat ban rusak.
Beruntung, sang sopir berhasil menyelamatkan diri sebelum benturan terjadi dan saat ini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli