BEKASISATU, JAKARTA – Gerakan aktivisme kampus dan kekuatan politik muda mulai merapatkan barisan untuk mengawal visi besar pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Ikatan Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (IKA BEM) Nusantara resmi menggandeng Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) untuk memastikan keberhasilan program prioritas “Asta Cita”.
Sinergi ini dikukuhkan dalam pertemuan silaturahmi antara Ketua Umum IKA BEM Nusantara, Tomy Suswanto, S.E., M.M., dengan Ketua Umum DPP AMPG, Datuk H. Said Aldi Al Idrus, di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (05/05/26).
Ketua Umum IKA BEM Nusantara, Tomy Suswanto, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret para mantan pimpinan aktivis mahasiswa untuk berkontribusi bagi bangsa.
Menurutnya, IKA BEM Nusantara yang memiliki jaringan di lebih dari 1.000 kampus di seluruh Indonesia akan menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah.
“Kami datang ke DPP AMPG bukan untuk mencari jabatan. Kami datang membawa semangat aktivis; mengawal pemerintahan itu wajib, tapi harus dengan data dan kerja nyata,” ujar Tomy dalam keterangannya.
Tomy menambahkan, kekuatan struktur politik AMPG yang menjangkau tingkat desa merupakan mitra strategis bagi jaringan intelektual alumni BEM. “Kalau dua kekuatan ini digabung, Asta Cita Presiden Prabowo pasti tercapai,” tegasnya.
Fokus pada Penciptaan Lapangan Kerja dan SDM
Kolaborasi kedua organisasi ini akan difokuskan pada tiga poin utama Asta Cita, yakni:
Menanggapi inisiatif tersebut, Ketua Umum DPP AMPG, Datuk H. Said Aldi Al Idrus, menyambut hangat ajakan kolaborasi ini. Ia menilai energi dari para mantan aktivis sangat dibutuhkan untuk memperkuat implementasi program partai dan pemerintah di lapangan.
“AMPG dan IKA BEM Nusantara sama-sama rumah anak muda. Bedanya, AMPG bergerak di jalur politik, IKA BEM Nusantara di jalur aktivisme kampus. Sinergi ini adalah kombinasi pas untuk memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan langsung oleh anak muda,” tutur Said Aldi.
Ia menekankan bahwa kerja sama ini tidak akan berhenti pada tataran diskusi semata. “Kita mulai dari program konkret, bukan sekadar wacana,” imbuhnya.
Sebagai langkah awal, kedua belah pihak sepakat membentuk tim kerja bersama untuk meluncurkan pilot project bertajuk “AMPG-IKA BEM Nusantara Job & Entrepreneurship Academy”. Program pengembangan karier dan kewirausahaan ini rencananya akan segera diresmikan di Bekasi dalam waktu dekat sebagai titik awal pergerakan nasional.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli