Berita Utama Bekasi Satu

Imbas Cuaca Ekstrem, 2 Jamaah Haji Kota Bekasi Wafat di Tanah Suci

31 May 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI — Kabar duka menyelimuti pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah. Di tengah sengatan cuaca ekstrem yang melanda Arab Saudi, dua jemaah haji asal Kota Bekasi, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia saat tengah menjalankan rangkaian rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Bekasi, Rian Fauzi, membenarkan informasi duka tersebut. Ia merinci, jemaah pertama yang berpulang adalah Arif Nugroho (59), jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) JKS 05. Almarhum menghembuskan napas terakhirnya di RS Al Malik Fahd, Madinah, pada 20 Mei 2026.

Menjelang fase puncak haji, kabar duka kembali datang. H. Mat Rodji Mardjuki (64), jemaah asal Kloter JKS 11, dilaporkan wafat pada 27 Mei 2026 sekitar pukul 11.03 Waktu Arab Saudi (WAS). Sebelum berpulang, almarhum sempat tak sadarkan diri di area perkemahan Mina.

“Almarhum (Mat Rodji) sempat pingsan di depan tenda Mina. Kemudian dilakukan penanganan medis secara cepat, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia di Mina Al Waji Hospital,” ungkap Rian saat memberikan keterangan kepada wartawan, Minggu (31/05/26).

Terkait rekam jejak kesehatannya, Rian menegaskan bahwa almarhum berangkat dalam kondisi yang layak terbang. “Berdasarkan rekam medis, jemaah termasuk kategori risiko sedang dan dipastikan dalam keadaan sehat,” jelasnya.

Peringatan Cuaca Ekstrem

Berkaca dari peristiwa ini, pihak Kemenhaj Kota Bekasi langsung mengeluarkan peringatan tegas bagi ribuan jemaah Bekasi yang kini masih terpusat di Mina. Saat ini, suhu udara di Arab Saudi melonjak drastis hingga menyentuh angka 40 sampai 50 derajat Celcius.

Rian mewanti-wanti seluruh jemaah untuk sangat membatasi mobilitas, terutama di siang hari. Beraktivitas di luar tenda tanpa alasan mendesak sangat tidak dianjurkan guna mencegah bahaya heatstroke atau kelelahan fatal.

Fase Kepulangan Kloter Pertama

Meski diwarnai kabar duka, Rian memastikan secara keseluruhan penyelenggaraan haji tahun ini berjalan sesuai rencana tanpa kendala operasional yang berarti. Saat ini, fokus panitia mulai bergeser pada persiapan kepulangan jemaah ke Tanah Air.

“Berdasarkan laporan, pelaksanaan ibadah haji tahun ini hampir tidak ada kendala. Jemaah kloter pertama bahkan sudah didorong untuk bersiap kembali ke Tanah Air pada tanggal 1 Juni,” paparnya. Jika berjalan sesuai jadwal, mereka akan menginjakkan kaki di Indonesia pada 2 Juni 2026.

Sebagai informasi, pada musim haji tahun 2026 ini, Kota Bekasi memberangkatkan total 4.382 jemaah yang didominasi oleh rentang usia 17 tahun hingga jemaah tertua berusia 94 tahun.

Ribuan tamu Allah ini terbagi ke dalam 12 kloter, yang terdiri dari 9 kloter utuh dan 3 kloter gabungan lintas daerah.Secara keseluruhan, Embarkasi Asrama Haji Jakarta-Bekasi pada musim haji kali ini melayani 28 kloter, sementara Embarkasi Kertajati Indramayu melayani 40 kloter dari 27 kota/kabupaten di seluruh wilayah Jawa Barat.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: