Berita Utama GoBekasi

Jalur Lumpuh, Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara

28 April 2026 Administrator Desa

Penutupan ini dilakukan guna mempercepat proses evakuasi yang masih menyisakan drama penyelamatan nyawa di dalam gerbong.

Bekasi – Pasca tragedi kecelakaan hebat antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi menutup sementara operasional Stasiun Bekasi Timur mulai Selasa (28/4/2026) pagi.

Penutupan ini dilakukan guna mempercepat proses evakuasi yang masih menyisakan drama penyelamatan nyawa di dalam gerbong.

Vice President PT KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa untuk sementara waktu, layanan Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Cikarang hanya dioperasikan sampai Stasiun Bekasi saja.

“Sampai pagi ini untuk Stasiun Bekasi Timur itu kami tutup sementara. Layanan KRL hanya sampai Stasiun Bekasi supaya evakuasi ini benar-benar bisa kami maksimalkan,” ujar Anne dalam keterangannya, Selasa pagi.

Hingga saat ini, tim gabungan dari Basarnas, tenaga medis, dan teknisi PT KAI masih berupaya keras mengevakuasi dua penumpang yang dilaporkan masih terjepit di dalam gerbong kereta.

Kondisi evakuasi berlangsung lambat karena petugas harus memastikan keselamatan korban yang ditemukan dalam keadaan masih bernyawa.

“Evakuasi ini memakan waktu lama karena penumpang masih dalam keadaan hidup. Kami harus melakukan tindakan dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan mereka selamat,” ungkap Anne.

Selain fokus pada evakuasi korban, PT KAI menargetkan satu hari ini untuk melakukan perbaikan total pada sarana dan prasarana yang rusak parah akibat benturan.

Sterilisasi jalur di KM 28+920 menjadi prioritas utama agar gangguan perjalanan kereta tidak semakin meluas.

“Kami harus memastikan bahwa penumpang sudah tidak ada lagi di dalam, dan kedua kami harus membereskan prasarana serta sarana,” tambahnya.

Berdasarkan data terbaru hingga Selasa pagi, insiden maut yang terjadi pada Senin malam pukul 20.52 WIB tersebut telah merenggut 14 nyawa penumpang.

Sementara itu, 84 orang lainnya mengalami luka-luka dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di sembilan rumah sakit berbeda di wilayah Bekasi Timur.

Penutupan Stasiun Bekasi Timur ini diprediksi akan berlangsung hingga proses evakuasi fisik gerbong dan perbaikan rel dinyatakan tuntas.

Bagi calon penumpang, disarankan untuk menggunakan moda transportasi alternatif atau memanfaatkan bus shuttle yang telah disediakan di titik-titik tertentu.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Bekasi – Kabar duka kembali menyelimuti proses penanganan pasca-kecelakaan maut antara KRL Commuter Line dan…

Bekasi – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan jawaban konkret atas tragedi kecelakaan maut yang melibatkan…

Bekasi – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan mendadak ke RSUD dr. Chasbullah Abdul Madjid…

Bekasi – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bergerak cepat merespons lumpuhnya layanan KAI Commuter lintas Cikarang-Bekasi…

Bekasi – Proses evakuasi korban tragedi kecelakaan beruntun di Stasiun Bekasi Timur masih terus berlangsung…

Bekasi – Pasca tragedi maut yang melibatkan taksi listrik VinFast, KRL, dan KA Argo Bromo…

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: