Berita Utama Bekasi Satu

LSPR Gandeng Lansia Bekasi Pamerkan Karya Batik Lokal Bersama Kombas

20 June 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Mahasiswa London School of Public Relations (LSPR) membuktikan bahwa usia senja bukanlah halangan untuk terus berkarya. Melalui program SAPA Lansia Vol. 2, para mahasiswa sukses menggandeng warga lanjut usia (lansia) di Kecamatan Jatiasih untuk berkolaborasi melestarikan budaya lokal melalui pembuatan Batik Bekasi, Sabtu (20/06/26).

Acara puncak yang dihelat di Halaman Kecamatan Jatisari ini mengusung tema “Panggung Ceria: Cerita Karya Lansia”. Bekerja sama dengan Sekolah Lansia SELASIH, kegiatan ini didesain tidak hanya sebagai ajang kumpul rutin, melainkan menjadi ruang pemberdayaan yang nyata bagi para sesepuh Kota Patriot.

Ketua Pelaksana SAPA Lansia Vol. 2, Hafidah Anindya Priyambodo, menjelaskan bahwa program ini memang dirancang khusus untuk merawat semangat hidup para lansia.

“Sapa Lansia menjadi ruang apresiasi untuk para lansia agar mereka tetap bisa berekspresi,” ujar Hafidah di lokasi acara.Dari kacamata akademis, Dosen

Community Development LSPR, Rizka Septiana, menyebut bahwa kegiatan ini merupakan wujud implementasi tridarma perguruan tinggi. Program ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk terjun langsung memecahkan tantangan sosial di masyarakat.

“Kami melakukan hal ini agar mahasiswa tidak hanya fokus pada teori saja, namun mendorong mereka untuk menerapkan langsung teori dan praktik lapangan dalam menghadapi berbagai situasi di masyarakat. Program ini menjadi proses interaksi langsung mahasiswa dengan masyarakat, khususnya lansia,” papar Rizka.

Kehadiran program ini disambut hangat oleh komunitas setempat. Kepala Sekolah Lansia Jatiasih, Chan Widyatno, menilai wadah seperti ini sangat krusial untuk menjaga kesehatan mental dan kebahagiaan para lansia melalui penguatan ikatan sosial.

“Sekolah Lansia ini merupakan salah satu sarana untuk para lansia menciptakan ruang kasih sayang, untuk mencapai kebahagiaan bersama. Adanya Sekolah Lansia di Jatisari khususnya mampu membangun kolaborasi aktif antar lansia di berbagai kelurahan yang ada di Kecamatan Jatiasih,” ungkap Chan.

Sinergi antargenerasi ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Komunitas Batik Bekasi (KOMBAS), Barito Hakim Putra. Menurutnya, langkah mahasiswa melibatkan lansia dalam pembuatan batik adalah cara cerdas merawat warisan budaya.

“Keterlibatan KOMBAS dalam kegiatan SAPA Lansia Vol. 2 merupakan bentuk kolaborasi antara mahasiswa, batik, dan lansia. KOMBAS konsisten mewariskan batik asli karya anak Bekasi,” tegas Barito.

Ia menambahkan, “Kami sudah cukup lama bekerja sama dengan LSPR untuk mengembangkan dan menjaga budaya batik ini. Kegiatan ini adalah kolaborasi yang sangat bagus untuk menjaga keakraban dan kebersamaan antara mahasiswa dan lansia.”

Puncak kemeriahan tergambar jelas saat para lansia tampil percaya diri menyusuri karpet merah dalam agenda Fashion Show Batik SELASIH. Mereka memamerkan busana dari kain batik yang merupakan hasil kreasi mereka sendiri.

Selain peragaan busana, acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan seni tari berbaris dan angguk, serta ditutup dengan peluncuran majalah SELASIH yang merangkum seluruh rekam jejak perjalanan karya para lansia yang tak lekang oleh waktu.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: