BEKASISATU, KOTA BEKASI – Tim Caretaker Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Medan Satria resmi menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam). Ajang ini bukan sekadar evaluasi program kerja, melainkan momentum krusial untuk menentukan arah estafet kepemimpinan pemuda yang baru di wilayah tersebut.
Acara yang berlangsung dengan semangat kebersamaan ini turut dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan strategis, di antaranya Ketua DPD KNPI Kota Bekasi Adelia, Camat Medan Satria, hingga Wakapolsek Medan Satria. Sinergi kehadiran lintas sektoral ini menjadi bukti kuatnya dukungan pemerintah dan aparat penegak hukum terhadap eksistensi pemuda dalam pembangunan daerah.
Ketua DPD KNPI Kota Bekasi, Adelia, menyoroti pentingnya perubahan paradigma dalam organisasi kepemudaan. Menurutnya, Muscam tidak boleh hanya dipandang sebagai rutinitas pergantian pengurus, melainkan harus menjadi ruang konsolidasi gagasan dan kaderisasi yang matang.
“KNPI harus menjadi rumah besar pemuda yang mampu menyatukan berbagai potensi dan energi positif generasi muda. Melalui Muscam ini, saya berharap lahir kepengurusan yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Adelia di hadapan para peserta Muscam, Jumat (05/06/26)
Lebih lanjut, Adelia menekankan bahwa tantangan di era modern membutuhkan sosok pemimpin yang tangkas. Ia menaruh harapan besar agar forum strategis ini mampu menetaskan sosok pemimpin pemuda di Medan Satria yang visioner, kolaboratif, dan adaptif dalam menjawab berbagai tantangan zaman di Kota Bekasi.
Melalui Muscam ini, DPK KNPI Medan Satria diharapkan segera membentuk struktur kepengurusan baru yang solid dan siap mengimplementasikan program-program kerja yang berdampak langsung bagi kemajuan masyarakat, khususnya di tingkat kecamatan.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli