Berita Utama Bekasi Satu

Nyimas Siap Pimpin Perbati Jabar, Fokus Kesejahteraan Atlet

02 July 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI– Angin perubahan mulai berembus di tubuh Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) Jawa Barat. Gelombang dukungan dari para pengurus, pelatih, hingga perangkat pertandingan kini mengalir deras kepada Nyimas Sakuntala Dewi untuk menakhodai organisasi tinju amatir tersebut.

Nyimas didorong maju demi membenahi tata kelola organisasi dan mengembalikan kejayaan prestasi ring tinju Tanah Pasundan di kancah nasional maupun internasional.

Ketua Harian Perbati Jawa Barat, Panzer Patinama, menegaskan bahwa sosok pemimpin baru yang visioner mutlak diperlukan. Terlebih, Perbati memegang peran krusial sebagai satu-satunya organisasi tinju yang memiliki akses langsung ke World Boxing.

Jalur resmi inilah yang menjadi tiket emas bagi para atlet untuk berlaga di ajang multievent bergengsi, mulai dari SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

“Kami memerlukan figur tangguh yang mampu membimbing sekaligus membangun organisasi ini. Beliau (Nyimas Sakuntala Dewi) sudah menyatakan kesediaannya untuk bersinergi dengan generasi muda memajukan Perbati Jawa Barat,” ujar Panzer saat diwawancarai di Bekasi, Kamis (02/07/26).

Panzer menambahkan, sinyal hijau juga telah didapatkan dari pengurus pusat setelah pihak daerah memperkenalkan profil Nyimas. Karakter kepemimpinannya yang transparan dinilai menjadi jawaban atas kebutuhan organisasi saat ini.

“Respons dari pusat sangat positif. Beliaudikenal jujur, terbuka, dan tegas. Transparansi adalah prinsip utama yang beliau bawa, dan itulah yang sangat dibutuhkan Perbati Jabar saat ini untuk membangun pondasi yang lebih kuat,” kata Panzer.

Merespons amanah tersebut, Nyimas Sakuntala Dewi menyatakan kesiapannya. Ia langsung menyoroti poin krusial yang selama ini kerap diabaikan, yakni jaminan pemenuhan kebutuhan dasar para atlet yang sedang berjuang.

“Atlet adalah aset utama kita. Hak dan kewajiban mereka harus menjadi prioritas. Jangan sampai atlet yang sedang fokus mempersiapkan diri menghadapi pertandingan, justru dibebani oleh persoalan kebutuhan hidup sehari-hari yang belum terpenuhi,” tegas Nyimas.

Bagi Nyimas, prestasi emas mustahil diraih tanpa adanya reformasi manajemen di dalam tubuh Perbati. Ia berkomitmen menerapkan sistem yang profesional menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Perubahan besar harus dimulai dari tata kelola yang profesional dan transparan. Jika manajemennya sehat, Perbati akan tumbuh menjadi organisasi yang kuat dan dipercaya publik. Di sisi lain, anak-anak muda sebagai garda terdepan juga harus diberi ruang seluas-luasnya untuk berkembang,” tambahnya.

Harapan senada diungkapkan oleh pelatih Perbati Jawa Barat, Rizal Djuma. Dirinya merindukan momentum di mana Jawa Barat kembali disegani sebagai barometer tinju nasional.

“Kami ingin mengembalikan kejayaan itu melalui sistem pembinaan yang jauh lebih serius dan terarah. Ide serta gagasan dari Bunda Nyimas sangat selaras dengan kebutuhan kami di lapangan. Beliau sangat layak memimpin,” tutur Rizal.

Dukungan konkret juga disuarakan oleh perwakilan perangkat pertandingan, Yocobus Naitkafun. Wasit sekaligus hakim tinju senior Jawa Barat ini menilai ketegasan Nyimas bisa menjadi katalisator kebangkitan olahraga tinju.

“Tinju Indonesia harus bisa berbicara banyak di level dunia. Saya mendukung penuh Bunda Nyimas karena ketegasan dan komitmen kuatnya untuk memajukan Perbati Jawa Barat,” pungkas Yocobus.

Melalui momentum regenerasi kepemimpinan ini, Perbati Jawa Barat optimistis mampu menciptakan iklim organisasi yang sehat. Langkah ini diharapkan menjadi titik tolak lahirnya petinju-petinju berbakat dari Jawa Barat yang siap mengharumkan nama bangsa di podium internasional.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: