Berita Utama Bekasi Satu

Obat Nyamuk Bawa Petaka, Lansia Bekasi Tewas Terjebak Kebakaran

23 July 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Nasib nahas menimpa seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial S (71). Ia tewas mengenaskan usai terjebak dalam kebakaran yang menghanguskan kediamannya di Jalan Raya Perjuangan, Teluk Buyung, Kecamatan Bekasi Utara, pada Kamis (23/07/26) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Petaka ini diduga kuat bermula dari hal sepele, yakni penggunaan obat nyamuk bakar di dalam rumah korban. Cepatnya kobaran api membuat korban yang tinggal seorang diri tersebut tak sempat menyelamatkan diri.

Komandan Peleton (Danton) 1 Kompi A Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Mustofa, membenarkan insiden maut tersebut. Menurutnya, korban sejatinya sempat menyadari kemunculan api dan berusaha melarikan diri.

“Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dari dalam kamar. Namun nahas, karena kobaran api sudah terlampau membesar dan mengepung lokasi, beliau tidak bisa lolos,” ungkap Mustofa saat memberikan keterangan kepada awak media di lokasi kejadian.

Mustofa menjelaskan, korban S diketahui menjalani masa tuanya seorang diri di rumah tersebut.

“Sehari-hari korban memang tinggal sebatang kara. Beliau memiliki dua orang anak, namun mereka tidak menetap di sana dan hanya sesekali datang menjenguk,” tambahnya.

Usai api berhasil dijinakkan, petugas menemukan korban sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan luka bakar mencapai 100 persen. Jasad korban kemudian langsung dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi untuk penanganan lebih lanjut.

Aksi Cepat Damkar Cegah PerambatanTerkait upaya pemadaman, Disdamkarmat Kota Bekasi bergerak cepat setelah menerima laporan dari Command Center pada pukul 09.00 WIB. Sebanyak tiga unit armada pemadam dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan “si jago merah”.

“Kami menerjunkan total tiga unit armada pemadam, yakni dua unit dari Bekasi Utara dan bantuan satu unit dari Bekasi Selatan, ditambah satu unit mobil rescue. Total ada 12 personel pemadam dan 6 personel penyelamat yang turun ke lapangan,” papar Mustofa.

Berkat akses jalan raya yang mudah dijangkau dan kesigapan petugas, api berhasil dikuasai sepenuhnya dalam waktu sekitar 1,5 jam. Tindakan cepat ini juga sukses mencegah kerugian yang lebih masif bagi warga sekitar.

“Dugaan awal pemicu api memang berasal dari obat nyamuk bakar yang digunakan korban tiap hari. Syukurlah tidak ada perambatan ke bangunan warga lainnya, karena tim kami di lapangan langsung melokalisir area sekeliling titik api,” pungkasnya.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: