BEKASISATU, KOTA BEKASI – Misteri penyebab pasti kebakaran yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, kini berada di bawah penyelidikan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.
Tim khusus dari kepolisian ini segera menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan investigasi menyeluruh.
Langkah ini diambil guna memastikan pemicu utama kobaran api yang terjadi pada Rabu (01/04/26) malam. Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, mengonfirmasi pelibatan tim forensik kepolisian dan menyatakan bahwa area insiden saat ini telah disterilisasi guna menjaga keaslian barang bukti.
“Nah ini, sedang akan lakukan investigasi dari Laboratorium Forensik Polri, mereka akan coba lakukan. Jadi sekarang pun kita tidak bisa masuk ke dalam, dan insyaallah dalam waktu dekat, hari ini polisi akan mulai turun untuk investigasi,” ujar Abdul Harris saat melakukan peninjauan langsung di lokasi kejadian, Kamis (02/04/26).
Berdasarkan laporan awal, kebakaran hebat tersebut mengakibatkan 14 orang menjadi korban luka. Dan sekarang korban luka bertambah menjadi 20 orang, dengan luka bakar rata-rata diatas 50 persen.
Namun pemerintah memastikan tidak ada korban jiwa yang meninggal dunia. Dugaan sementara mengarah pada insiden kebocoran gas yang terjadi saat proses pengisian dari tangki utama ke tabung-tabung distribusi.
“Kejadian musibah kebakaran tersebut terjadi bersumber dari tempat pengisian bahan bakar gas untuk tabung-tabung yang kecil dan juga yang besar,” jelasnya.
Terkait status keamanan pascakebakaran, petugas gabungan telah berhasil melakukan proses pendinginan di area pengisian gas tersebut. Seluruh aliran gas juga telah diputus untuk mencegah percikan api susulan.
“Saat ini sudah kita tangani, sudah dilakukan pendinginan, dan juga sudah kita tutup katupnya. Namun, masih kita tetap waspada, karena kita khawatir akan ada nanti kebocoran-kebocoran lainnya,” sambung Abdul Harris.
Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh langkah kepolisian. Pihaknya akan terus mendampingi dan memfasilitasi segala kebutuhan teknis yang diperlukan oleh tim Puslabfor Polri selama proses olah TKP dan investigasi lapangan berlangsung.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli