Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi sukses menorehkan prestasi gemilang dalam pengelolaan akurasi data kependudukan. Kota Bekasi dinobatkan sebagai daerah dengan penyelesaian pendataan sensus kependudukan tercepat dan terbaik di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Apresiasi tinggi langsung diberikan oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto atas capaian tersebut.
Dirinya menilai prestasi ini merupakan buah manis dari solidnya sinergi segitiga antara birokrasi pemerintah, ketangguhan petugas lapangan, serta tingginya kesadaran masyarakat dalam menyetorkan validitas data.
“Alhamdulillah, penyelesaian data sensus penduduk di Kota Bekasi berjalan dengan baik dan menjadi yang pertama terselesaikan di Jawa Barat. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat,” ujar Tri, Senin (22/6/2026).
Tidak ingin terbuai dengan romansa kemenangan di sektor sensus penduduk, Pemkot Bekasi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) langsung tancap gas beralih ke agenda makro berikutnya: Sensus Ekonomi.
Guna memetakan potret finansial kota satelit ini, armada raksasa berkekuatan 1.100 petugas sensus bersertifikat siap diterjunkan ke lapangan secara serentak.
Petugas akan menyisir seluruh klaster usaha dari skala mikro hingga makro yang tersebar di 12 kecamatan.
Secara khusus, tim survei diinstruksikan untuk mendobrak dinding birokrasi korporasi besar. Petugas wajib masuk ke dalam kawasan industri dan pabrik-pabrik manufaktur guna mendapatkan potret riil arus modal di Kota Bekasi.
“Saya meminta petugas BPS untuk melakukan survei secara menyeluruh, termasuk masuk ke pabrik-pabrik dan perusahaan besar agar data ekonomi yang diperoleh benar-benar akurat dan menggambarkan kondisi riil di lapangan,” tegasnya.
Data komprehensif dari hasil sensus ekonomi ini nantinya akan diposisikan sebagai kitab suci bagi pemda untuk menelurkan berbagai kebijakan strategis.
Mulai dari pemetaan laju pertumbuhan ekonomi, grafik pendapatan riil masyarakat, hingga indikator penentu kebijakan investasi daerah.
Guna menjamin keselamatan dan kelancaran mobilitas ribuan petugas di lapangan, jajaran Camat dan Lurah diperintahkan untuk pasang badan mempermudah akses komunikasi tim survei.
Warga dan para pelaku usaha juga diimbau untuk membuang jauh-jauh rasa curiga atau takut terhadap petugas sensus yang datang mengetuk pintu. Pemkot memastikan seluruh proses pendataan akan dikawal ketat oleh pengurus lingkungan setempat demi keamanan bersama.
“Kami mengajak seluruh warga untuk mendukung pelaksanaan sensus ini. Tidak perlu takut atau khawatir saat didata, karena petugas akan didampingi oleh unsur RT dan RW sehingga proses pendataan dapat berjalan aman dan terpercaya,” pungkasnya.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Bandung — Sidang lanjutan megakorupsi dugaan suap dan pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkat)…
Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi mengirimkan sinyal ketegasan dalam proyek sterilisasi dan penataan besar-besaran di…
Bekasi — Kawasan bersejarah Jalan Ir. H. Juanda dan Pasar Baru Bekasi tengah bersiap bersolek…
Bekasi — Rentetan insiden mati lampu dan pemadaman listrik bergilir yang melanda sejumlah wilayah di…
Bekasi — Teka-teki penemuan dua jasad pria yang terkapar di dalam saluran air di Jalan…
Bekasi — Sebuah spanduk provokatif di rumah dinas Wakil Wali Kota Bekasi membuka kotak pandora…
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli