Berita Utama GoBekasi

7 Fakta Mengerikan di Balik Tewasnya Balita 2 Tahun di Jatisampurna

29 May 2026 Administrator Desa

Peristiwa itu terjadi di sebuah kontrakan di Jalan Cekrok, Jatirangga, Rabu (27/5/2026) malam. Sang nenek yang pulang bekerja sekitar pukul 22.00 WIB menemukan cucu dan anak kandungnya sudah tergeletak bersimbah darah di dalam kamar.

Bekasi — Kasus pembunuhan sadis terhadap balita berusia 2 tahun 7 bulan di Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, mengungkap sejumlah fakta mengejutkan. Polisi kini masih mendalami kasus tersebut sambil menunggu kondisi terduga pelaku stabil untuk diperiksa.

Berikut tujuh fakta mengerikan di balik tragedi berdarah tersebut:

1. Balita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Peristiwa itu terjadi di sebuah kontrakan di Jalan Cekrok, Jatirangga, Rabu (27/5/2026) malam. Sang nenek yang pulang bekerja sekitar pukul 22.00 WIB menemukan cucu dan anak kandungnya sudah tergeletak bersimbah darah di dalam kamar.

2. Korban Mengalami Luka Sangat Sadis

Balita berusia 2 tahun 7 bulan itu ditemukan dengan lebih dari lima luka tusuk. Polisi juga menemukan luka sayatan di bagian pipi dan selangkangan korban.

“Yang sangat sadis itu pipinya disobek seperti diiris pisau, kemudian selangkangnya juga diiris,” ujar Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal.

3. Paman Korban Ditemukan Terluka

Korban lainnya berinisial SG (18), yang merupakan paman balita tersebut. Ia ditemukan masih hidup dengan luka sobek di wajah dan luka tusuk di dada.

4. Terduga Pelaku Punya Riwayat Gangguan Jiwa

Polisi mengungkap Gabriel memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan pernah menjalani pengobatan ke psikiater.

“Yang bersangkutan memang sempat dibawa ke psikiater,” kata Andi.

5. Dua Hari Putus Obat Sebelum Kejadian

Dari hasil penyelidikan sementara, SG diketahui rutin mengonsumsi obat penenang. Namun, dua hari sebelum kejadian ia disebut tidak lagi meminum obat tersebut.

6. Sempat Mengancam Bunuh Diri

Polisi juga mendapatkan informasi bahwa SG beberapa kali sempat mengancam ingin bunuh diri sebelum tragedi terjadi.

“Korban ini juga sudah beberapa kali mengancam melakukan bunuh diri,” ujarnya.

7. Balita Diasuh Nenek karena Faktor Ekonomi

Fakta pilu lainnya, balita tersebut sehari-hari diasuh oleh neneknya yang bekerja serabutan untuk menghidupi keluarga. Sementara ibu kandung korban disebut sudah lama tidak memberikan nafkah dan hingga kini belum datang menemui polisi.

Saat ini polisi masih menunggu kondisi SG stabil untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Bekasi – Tahap prapendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Bekasi tahun ajaran 2026 untuk…

Bekasi — Pencarian panjang terhadap MIM (22), pemuda yang terseret arus Kali Bekasi, akhirnya membuahkan…

Bekasi — Polisi mengungkap dugaan faktor ekonomi menjadi penyebab seorang pemuda berinisial SG (18) di…

Bekasi — Polisi mengungkap terduga pelaku dalam kasus pembunuhan sadis terhadap balita berusia 2 tahun…

Kabupaten Bekasi – Bagi warga Kabupaten Bekasi yang ingin mengurus perpanjangan SIM, Satlantas Polres Metro…

Kota Bekasi – Bagi warga Kota Bekasi yang ingin mengurus perpanjangan SIM, Satlantas Polres Metro…

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: