BEKASISATU, KOTA BEKASI – Tingginya antusiasme masyarakat terhadap ruang publik terbuka membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana menambah lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD).
Kawasan Jalan Veteran di sekitar Alun-alun M. Hasibuan, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, kini tengah digodok untuk menjadi titik baru pelaksanaan ajang mingguan tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, mengungkapkan bahwa wacana pembukaan jalur baru CFD ini terinspirasi dari langkah serupa yang tengah digencarkan di wilayah ibu kota.
“Kemarin saya lihat di Jakarta, bahwa Pak Pramono Anung itu akan membuka CFD-CFD baru. Selain di Monas, dia akan buka di tempat lainnya. Terkait dengan CFD (di Kota Bekasi), ini sudah ada buka jalur baru di sekitaran Alun-alun M. Hasibuan,” ujar Junaedi saat memberikan keterangan resmi, Senin (11/05/26).
Meski wacana perluasan ini bertujuan memfasilitasi kebutuhan rekreasi warga, Pemkot Bekasi tidak ingin gegabah. Junaedi menegaskan bahwa ia telah menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol-PP, untuk melakukan kajian komprehensif di lapangan.
Fokus utama dari kajian tersebut adalah skema rekayasa lalu lintas dan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pemkot Bekasi ingin memastikan penutupan jalan di pusat kota tersebut tidak melumpuhkan mobilitas warga yang tidak mengikuti kegiatan CFD.
“Kalau kita membuka ke tempat yang baru, harus diperhatikan kaitan dengan keamanan, terutama adalah lalu lintas. Jangan sampai niat baik kita akhirnya dibalas dengan doa jelek dari orang, karena membuat macet dan segala macamnya. Ya, tentunya ini sedang dikaji,” tegas Junaedi.
Sebagai informasi, saat ini warga Kota Patriot hanya memiliki dua opsi lokasi resmi penyelenggaraan CFD, yaitu di sepanjang ruas Jalan Ahmad Yani (Bekasi Selatan) dan kawasan Harapan Indah (Medan Satria).
Terbatasnya lokasi berbanding terbalik dengan volume pengunjung yang terus membeludak setiap akhir pekan. Hal inilah yang mendasari pemerintah daerah merasa perlu menghadirkan alternatif ruang terbuka baru.
“Warga masyarakat sekarang sudah sangat antusias terhadap kegiatan Car Free Day. Ya tentunya kegiatan ini memfasilitasi mereka untuk berolahraga sambil bersantai. Nah, tentunya antusiasme seperti ini harus terus kita tumbuh kembangkan,” pungkasnya.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli