Berita Utama Bekasi Satu

Belanja Ramah Lingkungan: HI Avenue Jadi Mal Berkonsep Eco Building

11 February 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Transformasi energi terbarukan di Kota Bekasi mencapai babak baru. HI Avenue resmi mencatatkan diri sebagai pusat perbelanjaan dengan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap terbesar di wilayah ini, sebuah langkah yang dinilai Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sejalan dengan visi “Bekasi Hijau”.

Dalam peresmian yang digelar Rabu (11/02/26), perwakilan Pemkot Bekasi menyambut positif inisiatif sektor swasta yang secara mandiri menerapkan konsep Eco Building. Langkah HI Avenue mengoperasikan PLTS atap on-grid berkapasitas 1.015,04 kWp dianggap sebagai terobosan konkret dalam manajemen energi perkotaan.

“Program mereka (HI Avenue) sudah sejalan dengan program pemerintah untuk Kota Bekasi hijau. Tujuannya sudah sinkron,” ujar perwakilan Pemkot Bekasi yang hadir mewakili Wali Kota.

Menurutnya, instalasi ini bukan sekadar efisiensi biaya, melainkan bukti bahwa kriteria bangunan hijau (green building) mulai diaplikasikan secara serius oleh pengembang properti di Bekasi.

“Ini inisiatif yang cukup bagus yang bisa dicontoh. Apalagi tadi disampaikan dia menyuplai hampir 25 persen dari kebutuhan listrik (gedung). Otomatis secara ekonomi bisa mengurangi tagihan listrik bulanan,” tambahnya.

Setara Menanam 15 Ribu Pohon

Direktur Utama PT Pro Alpine Utama, Stepvensen, menjelaskan bahwa instalasi ini menggunakan 1.824 panel surya yang membentang di area seluas 6.870 meter persegi. Sistem ini diproyeksikan mampu memproduksi 1,3 juta kWh energi bersih per tahun.

“Sebagai pusat perbelanjaan yang beroperasi di tengah dinamika Kota Bekasi, HI Avenue memandang keberlanjutan sebagai kebutuhan strategis,” tegas Stepvensen.

Dampak lingkungan dari instalasi ini pun signifikan. Pengurangan emisi karbon yang dihasilkan setara dengan 1,2 juta kilogram CO₂ per tahun, atau sebanding dengan daya serap karbon dari 15.000 pohon.

Teknologi Tanpa Ekspor ke PLN

Dalam pelaksanaannya, HI Avenue menggandeng Xurya Daya Indonesia. Vice President Operations Xurya, Philip Effendy, mengungkapkan bahwa sistem ini dilengkapi teknologi Zero Export System. Artinya, energi yang dihasilkan dimanfaatkan sepenuhnya untuk operasional mal tanpa dialirkan kembali ke jaringan PLN, menjaga stabilitas jaringan listrik umum.

“Dengan dukungan sistem monitoring real-time berbasis IoT, pemanfaatan energi surya dapat dipantau dan dioptimalkan secara berkelanjutan,” jelas Philip.

Ke depan, kesuksesan HI Avenue ini membuka wacana baru bagi Pemkot Bekasi untuk menerapkan teknologi serupa di gedung-gedung pemerintahan.

“Tidak menutup kemungkinan (diterapkan di gedung pemerintah). Tapi harus dibahas lebih lanjut karena butuh perencanaan matang,” tutup perwakilan Pemkot Bekasi.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: