BEKASISATU, KOTA BEKASI – Tragedi kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, pada Rabu (01/04/26) malam lalu berbuntut panjang. Demi keselamatan nyawa masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kini mengambil langkah tegas dengan mewacanakan relokasi fasilitas gas tersebut dari area permukiman warga.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan bahwa keberadaan SPBE di tengah lingkungan yang sudah disesaki permukiman sangatlah berisiko. Merespons hal tersebut, Pemkot Bekasi langsung menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mengevaluasi ulang tata ruang kawasan.
“Kita coba hari ini saya akan rapat koordinasi dengan teman-teman. Saya kira kalau kondisi sekarang, saya berharap tidak mungkin lagi kita bolehkan pendirian SPBE ada di sekitaran area permukiman warga. Harus direlokasi, karena itu permukiman sudah padat sekali,” tegas Abdul Harris usai memimpin Apel Pagi di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (06/04/26).
Sebagai informasi, amukan si jago merah di SPBE yang dikelola oleh PT Indogas Andalan Kita tersebut diduga kuat berasal dari kebocoran gas saat proses pengisian tabung utama. Ironisnya, secara riwayat tata ruang, fasilitas SPBE itu nyatanya sudah berdiri dan beroperasi jauh sebelum area sekitarnya diserbu oleh masifnya pembangunan perumahan warga.
Meski demikian, Abdul Harris menekankan bahwa keselamatan publik adalah hukum tertinggi. Pihaknya berencana segera memanggil pihak pemilik SPBE guna membahas nasib kelanjutan izin operasional fasilitas tersebut pasca-insiden.
Tidak berhenti di Cimuning, Pemkot Bekasi menjadikan insiden ini sebagai momentum untuk mengevaluasi seluruh fasilitas serupa. Wawali memastikan akan ada peninjauan menyeluruh terhadap kelayakan lokasi fasilitas pengisian gas di seluruh penjuru kota.
“Tentunya bukan hanya SPBE yang ada di Cimuning saja. Hari ini kita akan melihat, me-review SPBE yang ada di seluruh Kota Bekasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari,” pungkasnya.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli