Berita Utama Bekasi Satu

Dishub Kota Bekasi Lakukan Contraflow Summarecon, Urai Macet Menuju Tol Barat

04 February 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Kemacetan pagi hari yang kerap menjadi momok bagi warga Bekasi Utara saat menuju pintu Tol Barat kini mulai menemukan titik terang. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi resmi menggelar uji coba rekayasa lalu lintas sistem lawan arus atau contraflow di kawasan Bundaran Summarecon, Senin (02/02/26).

Langkah taktis ini tidak hanya berdiri sendiri, melainkan dikoneksikan dengan skema contraflow yang telah berjalan selama dua tahun di Jalan Perjuangan (eks Pabrik KBT). Strategi integrasi ini terbukti ampuh memangkas antrean kendaraan yang biasanya mengular panjang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar menyebut setidaknya ada 35 personel gabungan yang terdiri dari Dishub, Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, dan keamanan internal Summarecon untuk mengamankan jalur mulai pukul 06.00 hingga 07.30 WIB.

“Biasanya jam 06.30 pagi, antrean kendaraan sudah mengular sampai Pasar Sinpasa. Dengan penerapan contraflow ini, Alhamdulillah tidak ada antrean kendaraan dari segala arah, arus menjadi lancar,” ujar Zeno memberikan evaluasi hari pertama, Senin (02/02/26).

Rekayasa Jalur dan Pemecahan Arus

Dalam skema baru ini, Dishub melakukan perubahan alur bagi kendaraan yang datang dari arah Bekasi Cyber Park (BCP) menuju Kecamatan Bekasi Utara atau Jalan Perjuangan. Pengendara tidak lagi langsung memotong jalan, melainkan diarahkan berputar terlebih dahulu ke dalam cluster hunian sebelum masuk kembali ke putaran Bundaran Summarecon.

Menurut Zeno, manuver ini krusial untuk menghilangkan titik konflik (crossing) kendaraan yang selama ini menjadi biang keladi kemacetan stasioner di bundaran tersebut.

“Tujuannya jelas, untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas dari arah Bekasi Utara yang hendak menuju Tol Barat maupun Jalan Narogong. Ini menyambung contraflow yang sudah eksisting di Jalan Perjuangan,” paparnya.

Berlaku Hanya Hari Kerja

Zeno menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat situasional dengan filosofi prioritas pada jam sibuk kerja. Oleh karena itu, rekayasa ini hanya berlaku efektif pada hari Senin hingga Jumat.

“Hari libur nasional dan akhir pekan tidak diberlakukan aturan contraflow ini. Filosofinya adalah mengurai kepadatan lalu lintas pekerja di pagi hari,” tegas Zeno.

Meski hari pertama berjalan mulus, Dishub Kota Bekasi memastikan personel tetap bersiaga penuh untuk memandu pengendara yang masih beradaptasi dengan rute baru ini.

“Semoga di hari kedua dan seterusnya pengendara sudah mulai paham polanya agar pengaturan semakin mudah. Kami imbau tetap patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” pungkasnya.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: