BEKASISATU, KOTA BEKASI – Pemandangan berbeda mewarnai rutinitas Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi. Demi mendukung kebijakan “Jumat Tanpa BBM” yang digagas Pemerintah Kota Bekasi, pucuk pimpinan legislatif tersebut rela meninggalkan kendaraan pribadinya dan memilih moda transportasi umum, termasuk ojek, untuk berangkat ngantor.
Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk sinergi pengawasan sekaligus dukungan terhadap instruksi Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Kebijakan tanpa kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) ini beriringan dengan penerapan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat guna menekan konsumsi energi, sejalan dengan arahan pemerintah pusat.
“Kalau dipilih naik kendaraan ramah lingkungan atau apa, saya situasional saja. Saya bisa diantar sama ajudan, atau diantar pakai ojek bisa juga. Intinya naik transportasi umum lah untuk mobilitas datang ke kantor,” tegas Sardi dalam keterangannya, Selasa (14/04/26).
Sebagai representasi rakyat, Sardi memastikan institusi DPRD siap beradaptasi dan menyukseskan efisiensi tersebut. Ia pun menyerukan kepada seluruh anggota dewan untuk mulai menyesuaikan kebiasaan bertransportasi, meski penerapannya tetap rasional berdasarkan jarak tempuh kediaman masing-masing anggota.
Bagi legislator yang jarak rumahnya dekat, Sardi mempersilakan penggunaan sepeda. Sementara bagi yang jarak tempuhnya jauh, kendaraan ramah lingkungan menjadi alternatif.
“Secara teknis kalau memang ada penghematan energi, silakan saja pakai sepeda ataupun pakai mobil listrik yang hemat BBM. Sekarang kan banyak nih yang hybrid, atau kombinasi antara bensin dan listrik,” jelas politisi tersebut.Lebih lanjut, Sardi mengingatkan bahwa gerakan hemat energi ini bukan sekadar formalitas, melainkan strategi krusial untuk mengamankan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Sehingga itu pun juga mendukung kegiatan-kegiatan yang sifatnya penghematan energi. Jangan sampai kita mengalami defisit anggaran, dan ini akan berdampak luas pada masyarakat,” pungkasnya.
Sebelumnya, langkah penghematan energi ini telah dicontohkan langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Pada Jumat (10/04/26) pekan lalu, orang nomor satu di Kota Bekasi itu memilih mengayuh sepeda dari kediamannya di Kemang Pratama menuju area perkantoran Pemkot Bekasi, lengkap bersama jajaran ajudan yang juga diwajibkan bersepeda.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli