BEKASISATU, KOTA BEKASI — Kuatnya tradisi menghidangkan semur saat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi para pedagang musiman di Kota Bekasi. Tingginya permintaan warga membuat harga daging kerbau di kawasan Jalan Kali Abang Bungur, Bekasi Utara, kini meroket hingga menyentuh angka Rp190.000 sampai Rp200.000 per kilogram.
Meski harganya terbilang tinggi, antusiasme masyarakat pantang surut. Hal ini terlihat dari menjamurnya belasan lapak pedagang daging kerbau dadakan yang memadati pesisir jalan tersebut pada Kamis (19/03/26).
Bagi sebagian warga, olahan daging kerbau sudah menjadi menu wajib yang pantang dilewatkan saat kumpul keluarga di hari kemenangan. Dewi (40), salah seorang pembeli di lokasi, mengaku sengaja berburu komoditas ini jauh-jauh hari untuk persiapan dapur.
“Daging kerbau teksturnya tebal, enak diolah jadi semur, pas nanti Lebaran,” ungkap Dewi kepada wartawan.
Tingginya minat pembeli demi mempertahankan tradisi kuliner Lebaran ini diamini oleh para pedagang. Marullah, salah satu penjual daging kerbau musiman di Kali Abang Bungur, menyebut omzetnya mulai merangkak naik seiring makin dekatnya hari raya.
“Alhamdulillah, antusiasnya para pembeli cukup tinggi mendekati Lebaran. Sekarang per kilogram di harga Rp190.000 hingga Rp200.000 untuk daging kerbau,” jelas Marullah di sela-sela kesibukannya melayani pelanggan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sedikitnya terdapat 10 hingga 15 lapak pedagang daging kerbau yang terus diserbu warga. Fenomena pasar dadakan ini diprediksi akan terus berdenyut hingga malam takbiran mendatang seiring tingginya animo masyarakat Bekasi Utara.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli