Berita Utama Bekasi Satu

Kejurnas INASSOC: Airsoft Gun Murni Olahraga, Bukan Senjata Api!

28 June 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, JAKARTA – Stigma negatif yang kerap menyamakan airsoft gun dengan senjata api maupun alat tindak kejahatan ditepis keras dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) II INASSOC.

Ajang yang digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 27 hingga 28 Juni 2026 ini tidak sekadar menjadi arena adu ketangkasan bagi ratusan pesertanya.

Lebih dari itu, penyelenggara membawa misi besar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat luas.

Ketua Pelaksana Kejurnas II INASSOC, Andi M Zunun, menjelaskan bahwa saat ini masih banyak masyarakat awam yang keliru dan belum bisa membedakan antara airsoft gun, airgun, dan senjata api yang sebenarnya.

“Airsoft gun itu hobi yang menyenangkan dan memiliki prestasi. Kami ingin masyarakat memahami bahwa ini sangat berbeda dengan senjata api maupun airgun,” ujar Andi di sela-sela riuhnya pertandingan di GOR Ciracas, Minggu (28/06/26).

Secara teknis, Andi memaparkan bahwa airsoft gun menggunakan peluru berbahan plastik (BB Ball). Mekanisme ini jauh berbeda dengan airgun yang umumnya menggunakan peluru logam. Karena spesifikasi tersebut, ia menekankan bahwa unit airsoft gun sama sekali tidak dirancang sebagai alat perlindungan diri.

“Kalau dipakai untuk membela diri juga tidak efektif. Ini memang murni untuk olahraga dan hobi, bukan untuk menghadapi atau digunakan dalam tindak kejahatan,” tegasnya.

Wadah Pembinaan Berbalut RekreasiSelain fokus pada edukasi publik, Kejurnas II INASSOC juga menjadi barometer pembinaan atlet dan komunitas airsoft gun berskala nasional.

Terdapat tiga nomor perlombaan utama yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini, yakni Close Quarters Battle (CQB), Sniper, dan Close Target Shoot (CTS).Setiap peserta dalam kompetisi ini tidak hanya diuji dalam akurasi menembak, tetapi juga dituntut untuk memiliki tingkat konsentrasi tinggi, strategi yang matang, kedisiplinan, hingga kerja sama tim yang solid.

Antusiasme terhadap olahraga rekreasi ini terbukti terus melonjak tajam. Jika pada Kejurnas pertama tahun 2024 lalu hanya diikuti sekitar 100 peserta, kini jumlah tersebut melonjak signifikan mencapai hampir 250 orang peserta dari berbagai wilayah.

Ke depannya, INASSOC berharap tren positif dari olahraga rekreasi ini terus bertumbuh. Dengan begitu, masyarakat memiliki opsi baru untuk memilih airsoft gun sebagai aktivitas fisik yang menyehatkan, aman, sekaligus ajang untuk mencetak prestasi.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: