Penyelidikan polisi mengungkap bahwa aksi nekat SJ dipicu oleh akumulasi konflik domestik yang menahun serta motif penguasaan aset. Untuk memuluskan rencananya, SJ menyewa seorang eksekutor bayaran berinisial HW.
Bekasi — Teka-teki kematian BS, seorang warga negara Korea Selatan yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, akhirnya terkuak. Kepolisian Resor Metro Bekasi menangkap seorang wanita berinisial SJ, mantan istri korban, yang diduga kuat menjadi dalang utama di balik pembunuhan berencana tersebut.
Penyelidikan polisi mengungkap bahwa aksi nekat SJ dipicu oleh akumulasi konflik domestik yang menahun serta motif penguasaan aset. Untuk memuluskan rencananya, SJ menyewa seorang eksekutor bayaran berinisial HW.
“Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, penyidik menemukan bahwa motif Tersangka SJ diduga dilatarbelakangi rasa sakit hati dan konflik yang telah berlangsung lama dengan korban,” ujar Kepala Polres Metro Bekasi, Komisaris Besar Sumarni, dalam keterangannya, Selasa (2/5/2026). “Selain itu, Tersangka juga diduga memiliki keinginan untuk menguasai harta milik korban.”
Berdasarkan berita acara pemeriksaan, SJ menjanjikan upah ratusan juta rupiah kepada HW untuk melenyapkan mantan suaminya. Dana sebesar Rp139 juta digelontorkan oleh SJ dan diserahkan kepada sang eksekutor secara bertahap sebagai modal operasional sekaligus imbalan.
HW sendiri diringkus polisi di tempat kerjanya di wilayah Kota Bekasi. Kepada penyidik, ia mengakui seluruh perbuatannya dan berdalih terdesak oleh kebutuhan finansial sehingga menerima tawaran kelam tersebut.
Rencana pembunuhan ini rupanya telah disusun secara matang sejak akhir tahun 2025. Sebelum mengeksekusi korban, HW diketahui sempat melakukan pengintaian dan memetakan aktivitas harian BS selama beberapa kali guna mencari celah kelengahan.
Kasus ini pertama kali mengemuka setelah jasad BS ditemukan pertama kali oleh putri kandungnya pada Rabu sore, 27 Mei lalu. Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi luka parah di dalam rumahnya.
Saat ini, kedua tersangka telah ditahan di Mapolres Metro Bekasi. Penyidik masih mendalami keterangan dari kedua pelaku untuk melihat potensi keterlibatan pihak lain dalam jaringan pembunuhan berencana ini.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Bekasi — Fase kepulangan jemaah haji asal Kota Bekasi resmi dimulai. Sebanyak 444 jemaah yang…
Bekasi — Proses pengisian jabatan Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Air Minum Tirta Patriot Kota Bekasi…
Bekasi – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) telah menyelesaikan proses perbaikan jaringan gas…
Bekasi – Perkembangan teknologi otomotif ramah lingkungan di Indonesia tumbuh semakin masif. Memasuki pertengahan tahun,…
Bekasi – Ditengah dominasi senior diruang rapat direksi, Patrick Saimartua S memilih jalur berbeda. Usia…
Kabupaten Bekasi – Bagi warga Kabupaten Bekasi yang ingin mengurus perpanjangan SIM, Satlantas Polres Metro…
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli