Berita Utama GoBekasi

Nah Lho! Kajian Ansor Bantargebang Sebut Tata Kelola TPST dan TPA Haram, Peneliti UI Temukan Paparan Logam Berat 10 Kali Lipat

13 April 2026 Administrator Desa

Salah satu poin paling krusial dalam dokumen setebal 168 halaman tersebut disampaikan oleh Ustadz Luqmanul Hakim.

Kota Bekasi – Isu lingkungan di wilayah Bantargebang dan Sumur Batu kembali memanas setelah Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Bantargebang merilis hasil dirosah (kajian) lingkungan bertajuk “Refleksi TPST Bantargebang dan TPA Sumur Batu Menuju Kedaulatan Lingkungan”, Minggu (12/4/2026).

Forum yang digelar di Mahayun Resto ini menghadirkan fakta mengejutkan, mulai dari fatwa “Haram” atas tata kelola sampah saat ini hingga temuan ilmiah mengerikan terkait ancaman kanker bagi warga sekitar.

Sudut Pandang Fiqh: Praktik Tata Kelola Sampah Berstatus Haram

Salah satu poin paling krusial dalam dokumen setebal 168 halaman tersebut disampaikan oleh Ustadz Luqmanul Hakim.

Ia menegaskan bahwa berdasarkan kaidah fikih “La dharara wala dhirara” (tidak boleh membahayakan diri sendiri maupun orang lain), praktik pengelolaan sampah yang ada saat ini hukumnya adalah Haram.

Baca Juga: Ya Ampun! Akses Truk Sampah di TPA Sumur Batu Memprihatinkan, Melintas di Antara “Belahan” Gunung Sampah

“Ketika suatu kebijakan nyata-nyata menimbulkan mudarat, merusak lingkungan, serta mengancam kesehatan bahkan nyawa manusia, maka hukumnya menjadi haram. Ini bukan sekadar masalah teknis, tapi pelanggaran prinsip syariat dan hak konstitusional warga,” tegas Luqmanul Hakim.

Ia menambahkan, pembiaran sistemik yang berlangsung selama puluhan tahun memperkuat status keharaman tersebut karena dampaknya bersifat berkepanjangan terhadap masyarakat.

Temuan UI: Polusi Logam Berat Lampaui Wilayah Tambang

Senada dengan tinjauan agama, para peneliti dari Pusat Penelitian Sumber Daya Manusia dan Lingkungan Universitas Indonesia (PPSML UI) memaparkan data ilmiah yang mengkhawatirkan.

Mereka menemukan indikasi pencemaran logam berat dalam kadar yang sangat tinggi.

Bahkan, paparan zat berbahaya seperti Kromium heksavalen (Cr VI) di Bantargebang disebut mencapai 10 kali lipat dibandingkan wilayah pertambangan. Zat ini bersifat karsinogenik (pemicu kanker) dan mutagenik.

Paparan zat ini adalah ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat Kota Bekasi secara luas, bukan hanya warga terdekat.

Ansor Siap “Tabrak” Hambatan Demi Keadilan

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen, termasuk Ketua PCNU Kota Bekasi, KH Ayi Nurdin, dan Ketua PC GP Ansor Kota Bekasi, Hasan Muhtar. Dalam orasinya, Hasan Muhtar mendorong kader Ansor untuk lebih progresif dan tidak ragu dalam memperjuangkan hak masyarakat terdampak.

“Ini titik awal. Ansor tidak boleh ragu untuk menabrak hambatan demi keadilan masyarakat yang sudah puluhan tahun terdampak,” seru Hasan.

Menuju Akhir Kontrak Oktober 2026

Ketua PAC GP Ansor Bantargebang, Egi Cahyanto, menjelaskan bahwa momentum ini sangat krusial mengingat kontrak kerjasama TPST Bantargebang antara Provinsi DKI Jakarta dan Kota Bekasi akan berakhir pada Oktober 2026.

“Hasil kajian ini diharapkan menjadi pedoman bagi pemerintah untuk membuat kebijakan yang lebih adil sebelum kontrak berakhir. Kami ingin kedaulatan lingkungan yang menjamin keselamatan warga,” ujar Egi.

Dukungan juga datang dari legislator, di antaranya Anggota DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurahman, serta aktivis pers mahasiswa yang berkomitmen mengawal isu kemanusiaan ini hingga tuntas.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Kota Bekasi – Gema takbir dan kerinduan akan Baitullah segera mewujud nyata bagi ribuan warga…

Kota Bekasi – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kota…

Kabupaten Bekasi – Bagi warga Kabupaten Bekasi yang ingin mengurus perpanjangan SIM, Satlantas Polres Metro…

Kota Bekasi – Bagi warga Kota Bekasi yang ingin mengurus perpanjangan SIM, Satlantas Polres Metro…

Kota Bekasi – Hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian besar wilayah Kota Bekasi pada…

Kota Bekasi – Warga di sekitar Jalan Kaliabang, Bekasi Utara, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat…

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: