Infobekasi.co.id – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Oloan Nababan, memaparkan sejumlah langkah kongkret yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Kota Bekasi dalam menyikapi persoalan banjir, khususnya di kawasan Kecamatan Rawalumbu. Ia menyampaikan, penanganan genangan air di Rawalumbu sangat kompleks dan memerlukan solusi lintas wilayah.
Terlebih lagi, pembersihan saluran lokal tidak akan efektif jika terjadi penyempitan di wilayah hilir, termasuk area yang berbatasan dengan Kabupaten Bekasi.
“Permasalahan banjir ini sudah sangat kompleks. Jika hilirnya tersumbat atau terjadi penyempitan, pengerukan saluran di sini saja tidak akan menjadi jawaban tuntas,” kata Oloan Nababan, dikutip Minggu, 22 Maret 2026.
Untuk itu, ia berharap Pemerintah Kota Bekasi dapat berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mempercepat penanganan banjir.
“Diperlukan fasilitasi dari tingkat provinsi untuk sinkronisasi antar pemerintah daerah,” ujar dia.
Selain itu, Oloan mendorong percepatan pembangunan kolam retensi atau polder di RW 04 Rawalumbu sebagai tempat penampungan air sementara sebelum dialirkan ke hilir. Namun, proyek ini masih terhambat proses pembebasan lahan karena anggaran diprioritaskan untuk kebutuhan mendesak lainnya.
“Pembuatan polder sangat perlu untuk mengurangi debit air. Saat ini tahapannya baru sampai penetapan lokasi; selanjutnya kita dorong pembebasan lahan agar anggaran pelaksanaan bisa segera dihitung secara presisi oleh konsultan dan dinas teknis,” ucap pria yang juga merupakan kader Fraksi PDIP Kota Bekasi.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli