BEKASISATU, KOTA BEKASI — Tertutupnya akses pembuangan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang dikelola Pemprov DKI Jakarta bagi paguyuban pengelola sampah di Kelurahan Cikiwul mulai memicu polemik baru.
Akibat kebuntuan ini, paguyuban tersebut terlihat membuang limbah rumah tangga dipinggir jalan dan mengancam kenyamanan warga, Kamis malam (20/03/26)
Menyikapi potensi darurat sampah ini, Anggota DPRD Kota Bekasi, H. Anton, mendesak Pemerintah maupun pihak terkait. Ia menilai, larangan tanpa adanya jalan keluar hanya akan mengorbankan masyarakat luas, terlebih umat muslim akan segera menyambut Hari Raya Idul Fitri.
“Persoalan ini harus disikapi dengan kepala dingin dan dicari jalan keluar bersama. Pemerintah dan pihak terkait harus hadir memberikan solusi nyata, agar pengelolaan sampah tetap berjalan tanpa merugikan warga sekitar,” tegas H. Anton saat dihubungi, Jumat (20/03/26).
Dirinya menyadari betul posisi sulit yang dialami oleh paguyuban sampah Cikiwul. Namun, ia juga mengingatkan bahwa membuang limbah sembarangan ke jalanan bukanlah pembenaran. Oleh karena itu, mediasi antara pemerintah dan paguyuban menjadi langkah mendesak yang tidak bisa ditunda.
Politisi asal PDI Perjuangan ini menekankan agar para pemangku kebijakan tidak terjebak dalam emosi atau aksi saling menyalahkan. Menurutnya, regulasi yang dikeluarkan haruslah bijak dan implementatif di lapangan.
“Jangan sampai karena kebuntuan, lingkungan jadi korban. Apalagi menjelang Lebaran, masyarakat sangat membutuhkan lingkungan yang bersih dan nyaman untuk bersilaturahmi,” ungkapnya..
Lebih lanjut, Anton berharap Pemkot Bekasi segera merumuskan langkah konkret. Kehadiran pemerintah diharapkan tidak sekadar memberikan sanksi atau larangan, melainkan menyediakan alternatif pembuangan sementara bagi paguyuban agar sirkulasi sampah di Cikiwul tidak lumpuh.
“Mari kita utamakan kepentingan masyarakat. Pastikan lingkungan tetap bersih demi menyambut Hari Raya dengan penuh kenyamanan,” pungkas Anton.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli